Keterlibatan masyarakat dalam memantau jalannya Pilkada dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan suasana yang damai dan kondusif.
Acara deklarasi kampanye damai di Jember seharusnya menjadi momen bersejarah yang mencerminkan kesepakatan semua paslon untuk bertarung secara damai.
Namun, kenyataan menunjukkan sebaliknya, adanya indikasi ketidaknetralan KPU dan pelanggaran kesepakatan yang mencolok. KPU Jember perlu melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah konkret untuk memulihkan kepercayaan publik.
Dalam konteks Pilkada yang semakin dekat, situasi yang terjadi di Jember, terutama terkait dengan kondisi semacam ini, menuntut perhatian serius dari semua pihak.
Salah satu lembaga yang memiliki peran penting dalam menjaga integritas Pilkada adalah Badan Pengawas Pilkada (Bawaslu).
Dalam keadaan seperti ini, sangat penting bagi Bawaslu Jember untuk meningkatkan pengawasan dan mengambil langkah-langkah proaktif guna memastikan Pilkada berlangsung dengan damai.
Pengawasan yang ketat oleh Bawaslu sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merusak integritas Pilkada.
Dalam acara deklarasi kampanye damai yang baru saja berlangsung, terlihat adanya pelanggaran terhadap kesepakatan mengenai kehadiran massa pendukung.
Baca Juga: Dorong Evaluasi Perda Kabupaten Layak Anak, PC KOPRI Jember Gelar Audiensi dengan DPRD dan OPD
Situasi ini menunjukkan bahwa ada potensi kecurangan dan keberpihakan yang bisa terjadi jika tidak ada pengawasan yang serius. Bawaslu harus mengambil peran yang lebih aktif dalam menangani masalah ini, agar tidak terjadi penyelewengan lebih lanjut.
Bawaslu Jember perlu mengambil langkah-langkah proaktif dalam meningkatkan pengawasan. Ini termasuk melakukan pemantauan terhadap setiap kegiatan kampanye yang berlangsung di wilayah Jember.
Selain itu, Bawaslu juga harus berkoordinasi dengan KPU untuk memastikan bahwa semua aturan dan kesepakatan dipatuhi oleh setiap pasangan calon.
Dalam hal ini, penting bagi Bawaslu untuk berfungsi sebagai pengawas yang tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat, tetapi juga secara aktif melakukan inspeksi dan pemantauan di lapangan.
Baca Juga: Logo NU Dicatut Lagi dalam APK Pilkada Jember, Ketua GP Ansor Kencong Berikan Peringatan Keras