*Samsul Widodo
SketsaNusantara.id - Kurang Dari 10 Tahun, sederet daerah ini kehabisan 'mesin tempur'
Beberapa daerah akan mengakhiri Bonus Demografi lebih cepat.
Tren bonus demografi atau meledaknya masyarakat usia produktif di Indonesia ternyata tidak akan berlangsung lama. Sejumlah daerah bahkan akan kehilangan tenaga kerja usia produktif alias mesin tempur kurang dari 10 tahun ke depan.
Secara umum ada tiga skenario dalam memetakan bonus demografi yang didata BPS, yakni skenario tren, skenario kebijakan optimis, dan skenario kebijakan moderat.
Skenario optimis menghasilkan bonus demografi yang lebih pendek dari pada skenario tren, sebab umur harapan hidup saat lahir atau UHH pada skenario optimis lebih panjang daripada skenario tren, sehingga jumlah penduduk lansia lebih banyak.
Adapun skenario tahun terakhirnya bonus demografi untuk skenario tren menurut BPS ialah berakhir pada 2041, sedangkan skenario kebijakan optimis berakhir pada 2039, dan untuk skenario kebijakan moderat berakhir pada 2040.
Kalau kita bedah berdasarkan provinsi ada beberapa yang perlu kita waspadai.
Ada sejumlah provinsi yang akan mengakhiri periode bonus demografi kurang dari 10 tahun ke depan.
Berdasarkan daerah per provinsi, bonus demografi yang paling cepat berakhir akan terjadi di Sumatera Barat, yakni pada 2030.