Di tanah basah Sumber Beringin, di antara bahasa ngoko dan celoteh Madura, Spring Code mengingatkan bahwa air bukan hanya soal bertahan hidup, tetapi juga soal bagaimana kita merawat ingatan, kebudayaan, dan kebersamaan.
Bersama Tamasya Halaman Belakang, kita diajak mengalami peristiwa tentang tanah yang benar-benar basah, seperti rawa-rawa, di sebuah lingkungan bernama Sumber Beringin, dengan orang-orang yang berceloteh dengan bahasa ngoko. Bukankah itu sangat Jember?***
*Penulis adalah pemerhati sejarah Jember
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!