Unggahan tersebut pun menuai beragam respons dari warganet. Perkataan Kukuh dinilai sebagai kritik sosial yang relevan dengan kondisi saat ini.
Banyak warganet yang menyoroti "ordal" hingga buzzer yang kini makin banyak berseliweran di media sosial.
"Asli, gue yakin 19 juta lapangan kerja itu kebanyakan jadi buzzer. Tiap ada kritik, pada pada kompak kasih argumen template, sampe jadi trending topic di Twitter & fyp di TikTok," tulis salah satu warganet di kolom komentar.
"Beneran satir dan kritis. Bener apa kata lu Bang Kukuh, semua makin terang benderang. 19 juta lapangan kerja di depan mata, namun susah digapai karena nggak ada ordal atau ada bukan dalam circle-nya para pendukung pemerintah," komentar warganet lainnya.
Gaya satire Kukuh kembali menunjukkan bagaimana komedi bisa menjadi medium kritik sosial yang tajam, yang sekaligus mengundang refleksi di tengah dinamika kondisi ekonomi dan politik saat ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Disinggung Soal Ordal dan Judol Oleh Rieke Diah Pitaloka, Budi Arie Setiadi Mendadak Tinggalkan Ruang Rapat: Izin ke Belakang!
Anies Baswedan Soroti PHK 2025: 42 Ribu Pekerja Kehilangan Mata Pencaharian, Lapangan Kerja Formal Makin Sulit
Lapangan Kerja Masih Seret, Pemerintah Tambah 80.000 Peserta Magang Nasional dengan Anggaran Rp1,4 Triliun
Sandiaga Uno Melakukan Perjalanan Bisnis ke Italia, Singgung Soal Kepemimpinan, Lapangan Kerja, dan Pertumbuhan Usaha Kecil
Sindiran Satir Komika Kukuh Adi di Tengah Polemik Pengadaan Motor Listrik untuk Operasional SPPG, Soroti Nasib Guru Honorer hingga Singgung Prioritas
Bukan Hal Sepele, Komika Kukuh Adi Singgung Kasus Pelecehan Verbal di UI yang Dianggap Cuma Sekedar 'Jokes Tongkrongan': Punya Mindset Jangan Katro!