religi

4 Kyai yang Menolak Seikerei Zaman Jepang hingga Ditangkap dan Disiksa, Ada Ayah Buya Hamka hingga Ulama NU

Sabtu, 27 Juli 2024 | 17:30 WIB
Ilustrasi kisah 4 ulama menolak Seikerei (Tangkapan layar YouTube aqilah mr.)

 

SketsaNusantara.id - Seikerei, adalah salah satu budaya yang dibawa Jepang saat menjajah Indonesia.

Rakyat Indonesia saat itu harus melakukan Seikerei yang tak lain adalah penghormatan kepada dewa Matahari dengan membungkukkan badan.

Hal ini tentu saja ditentang oleh banyak rakyat Indonesia, termasuk dari kalangan ulama.

Baca Juga: Mengenal Seikerei zaman Penjajahan Jepang, Budaya Negeri Matahari yang Ditentang Para Kyai hingga KH Hasyim Asy'ari

Apalagi posisi Seikerei menyerupai posisi rukuk saat sedang sholat.

Penolakan bahkan sempat ditunjukkan oleh para ulama langsung di hadapan para pembesar Jepang.

Salah satunya oleh Abdul Karim Amrullah, ayah dari ulama sekaligus sastrawan asal Sumatera Barat yang dikenal dengan nama Buya Hamka.

Baca Juga: 13 Tokoh NU Pendiri PMII Selain KH Chalid Mawardi, Ada Anak Ulama Asal Malang yang Jarang Disebut, Siapa?

Saat itu, Abdul Karim Amrullah menghadiri sebuah pertemuan di Bandung.

Saat pembesar Jepang memasuki ruangan, diadakanlah proses Seikerei.

Namun Ayah Buya Hamka menolak hingga menimbulkan ketegangan.

Baca Juga: Siapa Pendiri Banser NU? Inilah Muhammad Zainudin Kayubi, Komandan Pertama Banser yang Ikut Memberantas PKI di Blitar

Namun setelah dijelaskan bahwa menurut ajaran Islam rukuk hanya semata-mata kepada Allah, akhirnya muslim di Indonesia boleh untuk tidak melakukan Seikerei. 

Halaman:

Tags

Terkini