SketsaNusantara.id - Tokoh Wali Songo yang menyebarkan dakwah tentang ajaran Islam di Jawa khusunya Jawa Timur salah satunya Sunan Drajat.
Wali Allah ini adalah merupakan putra sulung Sunan Ampel dan mempunyai hubungan kekerabatan dengan Sunan Bonang.
Lahir sekitar tahun 1470 Masehi, Sunan Drajat memiliki nama asli Raden Qasim atau Syarifudin.
Sosok Sunan Drajat adalah tokoh wali Songo yang memiliki banyak sebutan nama jika dibanding saudaranya, Sunan Bonang.
Saat berdakwah menyebarkan ajaran Islam, ciri khas Sunan Drajat yaitu menggunakan media gamelan dan tembang Pangkur.
Dikenal sebagai sosok yang dermawan dang baik hati, jiwa sosial Sunan Drajat sangat tinggi hingga memikirkan bagaimana nasib fakir miskin.
Salah satu usaha dakwah dan dasar ajaran Raden Qasim sebagai Wali Songo dikenal dengan nama Pepali Pitu.
Bukan hanya tentang kesenian yang membaur dalam ajaran dakwahnya, Pepali Pitu menjadi seperti pedoman di amsa kehidupannya.
Pepali Pitu juga disebut 7 falsafah kehidupan sebagai dasar ajaran Raden Qasim yang membedakan dengan Wali Songo lainnya.
Baca Juga: Bukan akibat Ajaran Sesat, Syekh Siti Jenar Dihukum Mati karena Alasan yang Diungkap Sunan Giri
Lalu, Pepali pitu itu apa? Bagaimana isi Pepali Pitu Sunan Drajat?
Dikutip SketsaNusantara.id dari Buku Atlas Wali Songo yang ditulis Agus Sunyono, berikut ini isi dari Pepali Pitu atau 7 falsafah kehidupan sebagai dasar ajaran Sunan Drajat atau Raden Qasim saat berdakwah.