Dzikir
Baca Juga: 8 Rekomendasi Aktivitas Healing Seru saat Long Weekend: Gak Perlu Jauh-Jauh, yang Dekat Juga Asyik!
Mengulang kalimat Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar menenangkan hati. Dzikir adalah bentuk mindfulness Islami yang membantu kita kembali fokus kepada Sang Pencipta.
Shalat Khusyuk
Shalat bukan hanya ibadah fisik, tetapi juga waktu untuk menyelaraskan hati. Ketika dilakukan dengan khusyuk, salat bisa menjadi waktu jeda untuk membersihkan pikiran.
Tawakal
Rasa ingin mengendalikan semua hal adalah pemicu utama overthinking. Dengan tawakal, kita diajak untuk berserah setelah berusaha.
Seperti firman Allah dalam Q.S. At-Talaq ayat 3:
“Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya.”
Istighfar
Sering kali overthinking disebabkan dari rasa bersalah atau trauma yang belum selesai. Istighfar membantu mengurai beban emosional yang kita simpan dalam diam.
Meditasi Islami: Hening yang Menyembuhkan
Meditasi dalam Islam bukan berarti mengosongkan pikiran, melainkan mengisinya dengan kesadaran akan Allah.
Duduk tenang setelah Subuh, menarik napas dalam, dan mengulang dzikir seperti Ya Salam bisa menjadi ritual harian yang menyegarkan pikiran.
Menurut Sakeena Academy, praktik ini bisa menjadi alat penyembuhan spiritual yang seimbang antara fisik dan jiwa.