Kamis, 9 Juli 2026

Mau Healing Unik? Hutan Trembesi 100 Tahun di Banyuwangi Ini Punya Daya Tarik Mistis dan Romantis

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Kamis, 17 April 2025 | 21:15 WIB
Pesona Hutan de Djawatan Banyuwangi (Instagram.com/@andrewdw)
Pesona Hutan de Djawatan Banyuwangi (Instagram.com/@andrewdw)

SketsaNusantara.id - Banyuwangi bukan hanya dikenal karena keindahan pantainya yang memukau, tapi juga menyimpan sebuah kawasan hutan menawan yang belakangan ramai diperbincangkan wisatawan.

Terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, ada sebuah destinasi wisata alam bernama Hutan De Djawatan yang kerap disebut-sebut sebagai versi nyata dari hutan dalam film The Lord of the Rings dan The Hobbit.

Tak berlebihan jika menyebut Hutan De Djawatan sebagai surga tersembunyi. Dengan deretan pohon trembesi raksasa yang telah berumur lebih dari satu abad, hutan ini menciptakan kanopi alami yang lebat dan menghadirkan nuansa magis seolah membawa pengunjung masuk ke dunia fantasi.

Baca Juga: Lebaran Hemat di Banyuwangi! Hotel Murah Seratus Ribuan dengan Pemandangan Pantai, Cocok untuk Staycation atau Saat Transit Menuju Bali

Berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi, lokasi ini berada tepat di jalur utama Banyuwangi-Jember, menjadikannya mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.

Hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp6.000, pengunjung sudah bisa menjelajahi area hutan seluas sekitar 3,8 hektare ini.

Tak hanya menawarkan pemandangan yang unik, Hutan De Djawatan juga menjadi spot favorit untuk foto prewedding. Banyak pasangan yang terpikat oleh atmosfer romantis dan eksotis dari hutan ini. Bagi pecinta fotografi, tempat ini ibarat kanvas alami yang menyuguhkan latar dramatis di setiap sudutnya.

Baca Juga: Punya Suasana Asri dan Eksotik, Yuk Cobain Eksplore Gapura Cafe dan Resort Sidomulyo, Pemudik dari Jember dan Banyuwangi Wajib Singgah di Sini

Bagi pengunjung yang datang bersama anak-anak, tersedia pula layanan dokar untuk berkeliling hutan tanpa lelah. Sementara itu, mereka yang lebih suka menyatu dengan alam bisa memilih berjalan kaki sembari menikmati semilir angin dan gemerisik dedaunan yang menenangkan.

Tak perlu khawatir soal fasilitas, sebab di kawasan ini sudah tersedia toilet dan warung-warung kecil yang menjajakan makanan dan minuman ringan.

Hutan De Djawatan bukan hanya tempat liburan biasa. Ia adalah pelarian sejenak dari hiruk pikuk kehidupan, sekaligus oase hijau di tengah peradaban.

Baca Juga: Cuman di Banyuwangi, Ada Tradisi Berdandan Seperti Kerbau Tiap Malam 10 Suro: Kebo-keboan Upacara Syukuran Hasil Panen

Jadi, kalau kamu sedang merencanakan akhir pekan yang beda, tempat rekomendasi Tim SketsaNusantara.id ini layak masuk dalam daftar destinasi wajib kunjungmu.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X