SketsaNusantara.id - Buya Yahya menjelaskan tentang keutamaan dan kemuliaan bulan Muharram.
Bulan pertama dalam penanggalan Islam atau kalender Hijriah ini menjadi salah satu bulan haram atau asyhurul hurum.
Salah satu keistimewaan bulan ini yang disebutkan para ulama termasuk Buya Yahya adalah adanya hari istimewa yang disebut Hari Asyura.
Baca Juga: Buya Yahya: Jangan Su’uzon kepada Allah! Ini 7 Fakta Bulan Suro yang Kerap Disalahpahami
Hari tersebut bertepatan pada tanggal 10 Muharram, kalau pada tahun 1447 H atau 2025, bertepatan pada tanggal 6 Juli 2025.
Terdapat anjuran amalan sunnah di tanggal 10 Muharram yaitu puasa yang dilakukan pada tanggal 9 dan 10.
Jika menilik sejarah Nabi Muhammad SAW terkait anjuran puasa Asyura di bulan Muharram, ada sejarah yang berkaitan dengan Kaum Yahudi.
Buya Yahya menceritakan tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW yang datang ke Madinah dan bertemu kaum Yahudi.
Rasulullah SAW bertanya kepada salah satu kaum Yhaudi mengapa berpuasa di tanggal di Hari Asyura?
Jawabannya karena mereka bersyukur kepada Allah karena telah menyelamatkan Nabi Musa as yaitu di tanggal 10 Muharram.
Baca Juga: 5 Bahaya Orang yang Suka Ngutang Menurut Buya Yahya, Salah Satunya Merusak Rumah Tangga
"Spontan Nabi mengatakan aku lebih berhak berpuasa daripada kalian, kemudian Nabi berpuasa tanggal 10 Muharram," ujar Buya Yahya, dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube NH Grup TV, 8 Agustus 2022.
Hal ini menimbulkan pertanyaan para sahabat Nabi, mengapa Rasullah SAW menganjurkan puasa yang menyerupai kaum Yahudi?