SketsaNusantara.id – Dalam kehidupan sehari-hari, utang kerap dianggap sebagai solusi cepat atas kebutuhan mendesak maupun keinginan sesaat.
Namun, jika utang sudah menjadi kebiasaan, bahayanya jauh melampaui sekadar beban finansial. Kebiasaan ini bisa merusak moral, hubungan sosial, bahkan keharmonisan rumah tangga.
Buya Yahya, dalam ceramahnya yang diunggah ke kanal YouTube resminya pada 2 Desember 2021, menyoroti dengan tajam kebiasaan berutang.
Baca Juga: 3 Dosa Mengerikan dalam Perebutan Warisan: Peringatan Keras dari Buya Yahya yang Tak Boleh Diabaikan
SketsaNusantara.id merangkum 5 bahaya utama yang mengintai orang yang gemar berutang, berdasarkan penjelasan beliau yang lugas dan menyentuh sisi spiritual.
1. Terperosok dalam Lingkaran Ketamakan
Buya Yahya menegaskan bahwa kebiasaan ngutang seringkali bukan karena kebutuhan, melainkan karena ketamakan.
“Makanya cirinya orang tamak ialah dia ini ngutang untuk sesuatu yang tidak mendesak,” ujar Buya Yahya.
Baca Juga: Dari Ngutang ke Neraka? Ini 5 Bisikan Licik Setan yang Mengintai Pecandu Utang
Tamak membuat seseorang selalu merasa kurang. Ingin beli barang baru, ingin tampil mewah, ingin terlihat lebih dari kemampuan yang sesungguhnya.
Akhirnya, utang dijadikan alat untuk memenuhi nafsu itu, bukan sebagai solusi darurat. Ini adalah awal dari siklus yang sangat berbahaya.
2. Menumpuk Masalah, Bukan Menyelesaikan
Alih-alih menyelesaikan masalah, utang yang berulang justru menambah beban. Buya Yahya menyebut orang yang suka ngutang biasanya sangat mudah mengambil utang, tetapi sangat kesulitan saat harus membayar.
Baca Juga: Masih Gerak Setelah Disembelih, Apakah Kurban Tetap Sah? Simak Penjelasan Lengkap dari Buya Yahya!