religi

Patungan Idul Adha di Sekolah Apakah Kurbannya Sah? Buya Yahya Ingatkan Pahala Ini Bagi yang Melaksanakan

Senin, 2 Juni 2025 | 20:00 WIB
Buya Yahya jelaskan makna kurban iuran atau patungan di sekolah. (Tangkap layar YouTube.com/Buya Yahya)

Menurut Buya Yahya hal tersebut merupakan kegiatan patungan untuk menyembelih kambing yang juga bernilai sedekah, bukan kurban.

Baca Juga: Gajian Cepat Habis? Coba Amalan Singkat ini agar Dompet Tak Pernah Kosong dan Rezeki Selalu Mengalir

"Patungan untuk menyembelih kambing dapat pahala di hadapan Allah," ungkapnya.

Menurut Buya Yahya, hal tersebut mengajarkan kepada anak-anak untuk berjuang menyisihkan sebagian uang untuk latihan berkurban.

"Oke memang tidak jadi kurban tapi tetap manfaat untuk melatih mereka untuk bisa berkurban," uangkap Buya Yahya.

Baca Juga: Ustadz Abdul Somad Menjawab Apa Hukum Memakan Daging Kurban Bagi yang Berkurban, Simak Penjelasannya

Sehingga, sejak masih kecil anak-anak terbiasa dengan syariat berkurban yang sesuai dengan ajaran Islam.

"Nggak ada masalah jangan dilarang dong," ujarnya.

Terkadang ada sebagian orang yang tidak bisa membedakan sah menjadi kurban atau sah menjadi sedekah untuk kegiatan di sekolah tersebut.

Baca Juga: Tren Kurban Digital dan Patungan Online untuk Kurban Idul Adha, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Ini Jawaban Buya Yahya

"Dipikir kalau nggak jadi kurban, langsung nggak ada pahalanya, ini ustadz ngaco fatwanya," ujar Buya Yahya.

Memang aturan dan syariat kurban untk Idul Adha 1 kambing untuk 1 orang dan 1 ekor sapi untuk 7 orang.

Walaupun penyembelihan tersebut belum dikatakan sebagai kurban, namun pahala sedekah kebaikan tetap didapat di hari raya Idul Adha.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini