Ustadz Abdul Somad pun mencontohkan bacaan niat tersebut dalam bahasa Indonesia.
“Saya besok niat puasa qadha mengganti yang kemarin lillahi ta’ala,” tuturnya lagi.
Kendati qadha puasa Ramadhan bisa ditunaikan sekaligus dengan puasa sunnah Syawal, namun Majelis Ulama Indonesia berpendapat pahala yang didapat akan berbeda.
Dikutip dari laman MUI yang merupakan kesimpulan pendapat sejumlah ulama dalam beberapa kitab, bahwa boleh-boleh saja menggabungkan niat qadha puasa dan sunnah Syawal berbarengan.
Akan tetapi bila ingin mendapatkan pahala sempurna dari puasa Syawal maka sebaiknya dahulukan qadha puasa Ramadhan.
Baru setelah itu menunaikan puasa sunnah Syawal sebanyak 6 hari.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!