Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Sunan Gresik Menggagalkan Pembunuhan Seorang Gadis oleh Pendeta demi Menjadi Tumbal ke Dewa Hujan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 17 Februari 2025 | 19:00 WIB
Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. (Tangkap layar buku Atlas Wali Songo)
Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. (Tangkap layar buku Atlas Wali Songo)

Menurut cerita, atas kuasa Allah SWT, belati itu tiba-tiba terasa berat di tangan sang pendeta. Seolah-olah belati itu terhalang lempengan besi yang sangat tebal.

Semakin ia memaksakan diri untuk menggerakkan belati itu, kekuatannya kian terkuras.

Akhirny sang pendeta menyadari bahwa ketidakberdayaannya itu disebabkan oleh rombongan yang tampak asing tersebut.

Dengan tenang, Sunan Gresik dan 5 muridnya maju ke depan dan meminta maaf bahwa mereka tidak berniat menganggu. Sunan Gresik pun menanyakan maksud atau tujuan diadakannya upacara persembahan itu.

Setelah berdebat dan sempat bersitegang dengan pendeta dan anak buahnya, Sunan Gresik mengajukan penawaran bahwa ia dan kelima muridnya akan mengadakan ritual untuk mendatangkan hujan.

Mereka berenam pun menjalankan sholat sunnah 2 rakaat. Tak lama kemudian, langit menghitam dan gumpalan awan pun menurunkan hujan.

Melihat hal itu, pendeta dan anak buahnya segera pergi menahan kemarahan. Sedangkan kerumunan warga itu bersujud kepada Sunan Gresik dan rombongannya.

Namun, Sunan Gresik meminta mereka semua berdiri karena yang layak disembah hanyalah Allah SWT. Sejak itulah, kerumunan warga itu dengan ikhlas menjadi pemeluk Islam dan menjadi pengikut Sunan Gresik.****

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Kisah Wali Songo, Baidlowi Syamsuri, Apollo Surabaya, 1995.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X