SketsaNusantara.id - Pengajian umum di Indonesia menjadi salah satu tradisi yang mendekatkan masyarakat pada ajaran Islam.
Tidak hanya berisi ceramah keagamaan, sesi ini sering dihiasi dengan humor ringan untuk menghangatkan suasana. Namun, apakah semua bentuk gurauan dalam pengajian itu sesuai dengan etika?
Dalam sebuah pengajian, humor bertujuan untuk mencairkan suasana dan mendekatkan penceramah dengan jamaah.
Baca Juga: Dihujat Lagi, Netizen Serang Pengajian Terbaru Gus Miftah setelah Sebulan Vakum Gara-gara Hal Ini
Meski demikian, seringkali gurauan yang berlebihan atau tidak tepat dapat merusak makna pengajian itu sendiri.
Beberapa kasus menunjukkan bagaimana lelucon penceramah justru berujung pada kesalahpahaman, bahkan melukai perasaan jamaah.
Dilansir SketsaNusantara.id dari NU.or.id, ada sebuah hadis yang menyebutkan tentang bergurau yang merupakan manipulasi setan dan tipu daya hawa nafsu.
المزاح استدراج من الشيطان واختداع من الهوى
Artinya, “Bergurau adalah manipulasi setan dan tipu daya hawa nafsu.” (HR Ibnu Abid Dunya).
Islam memandang gurauan sebagai hal yang tidak sepenuhnya dilarang. Nabi Muhammad saw pun sesekali menyisipkan humor dalam percakapannya.
Namun, humor yang disampaikan Nabi selalu mengandung kebenaran dan tidak menyakiti siapa pun.
Baca Juga: Dihujat Lagi, Netizen Serang Pengajian Terbaru Gus Miftah setelah Sebulan Vakum Gara-gara Hal Ini
Contoh terkenal adalah ketika beliau berseloroh kepada seorang nenek bahwa di surga tidak ada orang tua, lalu menjelaskan bahwa semua penghuni surga akan diberi usia muda yang kekal.
Artikel Terkait
Duh, Habib Zaidan Malah Gombalin Jamaah Wanita saat Acara Pengajian, Banjir Komentar Sinis Netizen: Freak!
Ngeri! Detik-Detik Panggung Acara Pengajian Gus Iqdam di Blora Mendadak Ambruk Setelah Diguyur Hujan, Begini Kronologi dan Kondisi Pasca Kejadian
Atap Panggung Ambruk Berujung Pengajian di Blora Jawa Tengah Dibatalkan, Gus Iqdam Buka Suara
Panggung Acara Pengajian Gus Iqdam di Blora Ambruk Malah Dapat Komentar Pedas Netizen hingga Dicibir 'Kualat', Imbas Bela Gus Miftah?
DPRD Jember Gelar Pengajian dan Silaturahmi dengan LPAI, Ketua: Banyak Masukan Soal Penyakit Masyarakat