Minggu, 19 Juli 2026

Khutbah Jumat NU Jelang Pelantikan Presiden 20 Oktober 2024: Membangun Perdamaian di Tahun Politik

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:00 WIB
Ilustrasi teks Khutbah Jumat NU tema pelantikan presiden 20 Oktober 2024. (Pexels.com/Czapp Árpád)
Ilustrasi teks Khutbah Jumat NU tema pelantikan presiden 20 Oktober 2024. (Pexels.com/Czapp Árpád)

“Dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad, ia bersabda: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menjaga hubungan baik silaturahmi dengan kerabatnya. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam”.

5. Meskipun terjadi perbedaan pandangan politik, Islam menekankan pentingnya saling menghormati perdamaian.

6. Jangan menghina orang yang punya perbedaan pandangan politik, karena sudah dilarang secara tegas dalam Surat Al Hujurat ayat 11.

7. Orang yang menghina sesamanya menunjukkan perilaku fasik dan berdosa besar.

8. Belajar dari sejarah, ketika Kyai Wahab Chasbullah memberikan contoh dengan kegiatan Halal bi Halal di zaman Soekarno. Tujuan dari kegiatan itu adalah menetralisir situasi konflik politik.

9. Doakan agar pelantikan presiden pada 20 Oktober berjalan dengan lancar, tanpa menimbulkan perpecahan atau konflik di masyarakat.

Itulah poin-poin ringkasan teks Khutbah Jumat NU yang relevan dengan momen pelantikan presiden 20 Oktober 2024.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: nu.or.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X