Menurutnya, orang yang bijaksana adalah yang tahu kapan harus melangkah ke depan alias maju.
Baca Juga: Hidupmu Hanya di Level yang Kamu Inginkan, Fahruddin Faiz Ingatkan Dahsyatnya Kekuatan Doa
Ia juga harus menyadari kapan waktu yang tepat untuk mundur.
Hidup yang sibuk dan penuh tekanan sering kali membuat orang jarang merenung atau memeriksa kembali perjalanan hidup mereka.
Ketika seseorang terus berlari untuk mengejar kesenangan tanpa henti, mereka kehilangan kemampuan untuk mengetahui kapan harus berhenti dan menikmati apa yang sudah dicapai.
Dalam pandangan ini, orang sering lupa bahwa kebahagiaan sejati sering datang dari keseimbangan, bukan dari terus-menerus mencari kepuasan baru.
"Jadi, orang yang bijaksana itu orang yang tahu kapan harus maju, kapan dia harus mundur, kapan harus ke depan, kapan harus di belakang saja. Itu namanya bijaksana," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
3 Karakter Manusia Menurut Fahruddin Faiz, Nomor 3 Sering Dijumpai di Medsos
2 Kunci Kebahagiaan Menurut Fahruddin Faiz agar Hidup Tak Sering Gelisah
Cara Mudah agar Jiwa Selalu Tenang, Fahruddin Faiz Bongkar Rahasia dari Istiqomah
Cara Bahagia Menurut Fahruddin Faiz, Tidak Mudah tetapi Bukan Hal yang Mustahil
Sholat kok Korupsi? Fahruddin Faiz Jelaskan dari Pandangan Syekh Siti Jenar dan Sunan Kalijaga