Kamis, 4 Juni 2026

Hukum Berdebat Apalagi sampai Merendahkan Orang Lain Menurut Kyai Hasyim Asy'ari dalam Kitab Adabul Alim wa Muta'alim

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 5 September 2024 | 05:00 WIB
Hukum debat dan merendahkan orang lain menurut Kyai Hasyim Asy'ari. (Kolase NU.or.id/Canva)
Hukum debat dan merendahkan orang lain menurut Kyai Hasyim Asy'ari. (Kolase NU.or.id/Canva)

Pasalnya, forum tersebut malah berujung pada merendahkan orang lain.

Baca Juga: Ijazah dari KH Husein Ilyas Mojokerto: Doa agar Menjual Lahan Tanah Cepat Laku, Baca Sebanyak…

"Pernah suatu ketika kita menghadiri Bathsul Masail di sebuah tempat. Kita harus mengundurkan diri, kenapa? Akhlaknya sudah tidak ada. Sampai orang tua dibilang 'kamu bodoh, kamu itu orang sudah tua nggak ngerti takbir', ugh serem banget ini," ujar Buya Yahya.

Ketika diingatkan, hal tersebut disebut biasa dilakukan sebagai gojlokan di pondok.

Padahal, itu justru menyebabkan hal buruk bagi diri sendiri dan menjadikan hati tidak baik.

Baca Juga: Ijazah Kyai Marzuki Pengasuh Pondok Pesantren Thariqul Mahfudz: Doa Pembuka Rezeki, Bacalah Ini Sebanyak...

"Setelah diingatkan katanya oh ini biasa di pondok gojlok-gojlokan, Mbah Hasyim tidak senang kok. Itu menjadikan hati tak baik kok. Bukan saling gojlok, tapi saling cinta," kata Buya Yahya.

Hal itu juga tidak sesuai dengan kitab yang ditulis oleh Kyai Hasyim Asy'ari.

"Mbah Hasyim tidak ngajarkan semacam ini," lanjut Buya Yahya.

Seorang yang berilmu tidak seharunya memamerkannya atau adu kehebatan dalam berdebat karena ujung-ujungnya jadi saling merendahkan.

Buya Yahya mengingatkan bahwa forum untuk berdiskusi harus dilakukan dengan adab karena tujuannya adalah memcahkan persoalan masyarakat, bukan untuk mencari musuh.

"Harus pakai adab, karena ini untuk menyelesaikan permasalahan umat. Sebab dengan perdebatan itu hanya akan mendatangkan permusuhan, kebencian, dan seharusnya hendaknya perkumpulan itu dimaksudkan karena Allah, bukan karena ingin pamer ilmu," pungkas Buya Yahya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Al-Bahjah TV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X