Minggu, 19 Juli 2026

Hukum Golput dalam Islam, Buya Yahya Tegaskan: Bukan Ikut-ikutan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 September 2024 | 05:00 WIB
Ilustrasi. Hukum Golput dalam Islam menurut Buya Yahya. (Pexels.com/cottonbro studio)
Ilustrasi. Hukum Golput dalam Islam menurut Buya Yahya. (Pexels.com/cottonbro studio)

Namun, Buya Yahya juga mengingatkan bahwa sebelum memutuskan Golput harus ada proses ijtihad. Jadi, bukan sekadar ikut-ikutan Golput.

Baca Juga: Ijazah KH Husein Ilyas: Amalan Doa Menembus Langit, Bacalah Ini Ketika…

"Akan tetapi jika di dalam ijtihad, di saat berkomunikasi dengan ulama atau guru kok sampai pada satu pilihan, maka harus memilih, tapi kalau memang mentok, Golput berlaku. Tapi Golput-nya bukan ikut-ikutan," lanjutnya.

Bagaimanapun juga, ijtihad adalah proses bertanya kepada gurunya atau informasi positif dari media-media yang baik.

Buya Yahya juga menganalogikan bahwa Golput bisa sama dengan orang yang berhalangan ke TPS karena sakit. Jadi, memang ada alasan yang sangat kuat sehingga memutuskan untuk tidak ikut memilih.

Baca Juga: Ijazah KH Achmad Chalwani: Amalan Doa agar Lancar Membangun Rumah, Bacalah Doa Ini Setelah…

"Golput itu sama dengan orang sakit lalu tidak bisa datang coblos," ujar Buya Yahya.

Ia juga mengingatkan bahwa mengajak atau menghimbau orang untuk Golput adalah hal yang tidak diperbolehkan.

"Yang tidak boleh adalah menghimbau untuk tidak memilih. Harus memilih selagi masih ada yang bisa dipilih. Kalau sudah mentok, Golput sah." lanjutnya.

Proses memilih kandidat dalam sebuah pemilihan umum itu ibaratnya seperti menentukan mana minyak wangi yang paling harum.

"Misalnya ini minyak wangi ini sama minyak wangi lain, mana lebih harum?" ujarnya.

Terakhir, Buya Yahya menegaskan bahwa pilihan itu harus diserahkan semuanya kepada Allah SWT.

"Ngadu kepada Allah, biarpun salah dalam memilih, tidak berdosa kepada Allah," pungkas Buya Yahya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Al-Bahjah TV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X