Turaichan Adjhuri Asy-Syarofi lahir dari pasangan Kiai Ajdhuri dan Nyai Sukainah. Lahir di Kudus, 10 Maret 1915.
Sebagai ahli Ilmu Falak, ia membuat teknologi rukyatul hilal. Hasil dari teknologi tersebut bahkan digunakan selama bertahun-tahun oleh Menara Masjid Al-Husna, Cakung, Jakarta Timur.
3. Muhammad Manshur bin Abdul Hamid
Ulama ketiga yang menguasai Ilmu Falak adalah Muhammad Manshur bin Abdul Hamid bin Damiri bin Abdul Muhid.
Disebut pula sebagai Guru Manshur yang lahir di Jakarta. Empat tahun di Makkah, ia kembali ke Indonesia untuk membuka majelis taklim.
Hal utama yang diajarkannya adalah Ilmu Falak. Salah satu hasil dari pelajaran tersebut adalah kalender hisab Al-Manshuriyah yang masih digunakan oleh sebagian warga Betawi bahkan sampai Malaysia.
4. Ahmad Badawi
Ulama satu ini juga tak kalah dalam penguasaan Ilmu Falak. Ahmad Badawi lahir di Kampung Kauman, Yogyakarta.
Ia merupakan ahli Ilmu Falak yang juga menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia pernah belajar di pesantren Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Ulama ini menguasai berbagai bidang keilmuan. Seperti fikih, hadist, dan falak. Salah satu karyanya dalam Ilmu Falak adalah Djadwal Waktu Sholat Se-lama2nya, Tjara Menghitoeng Hisab Haqiqi Tahoen 1361 H, Hisab Haqiqi, dan Gerhana Bulan.***
Artikel Terkait
3 Cacat Fisik Gareng Jadi Simbol Dakwah Sunan Kalijaga, Salah Satunya dari Riwayat Sayyidina Umar bin Khattab
5 Murid Terkenal Sunan Kalijaga: Punya Kesaktian Luar Biasa Seperti Gurunya!
Karomah Habib Ali bin Umar Bafaqih, Ulama Syiar Islam di Bali, Lakukan Hal di Luar Nalar Cukup dengan Lambaian Tangan?
Di Mana Makam Habib Ali bin Zaenal Abidin Al Idrus? Ulama Besar yang Jadi Juru Kunci Sosok Wali Pitu Penyebar Islam di Bali
Mengulik Kisah Wali Pitu Sebagai Penyebar Islam di Bali, Ternyata Ada Hubungannya dengan Wali Songo?
Melirik Kisah Docang: Makanan Bersejarah yang Direncanakan untuk Meracuni Wali Songo, Kini Jadi Kuliner Favorit Khas Cirebon