Sebelum sholat idul Adha disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu, lalu segera makan setelah melaksanakan sholat.
6) Berjalan kaki menuju tempat sholat Idul Adha
Berdasarkan hadist, "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki" (HR. Ibnu Majah).
7) Berangkat awal waktu
Disunnahkan untuk berangkat di awal atau lebih awal waktu sebelum sholat Idul Adha dimulai.
Sembari duduk menunggu sholat dimulai, bisa diisi dengan mengumandangkan takbir dan berdzikir.
8) Mengambil jalan berbeda
Saat berangkat ke tempat sholat Idul Adha dianjurkan untuk melewati jalan yang berbeda dengan jalan pulang setelah melaksanakan sholat Idul Adha.
Baca Juga: Soekarno Ternyata Tak Lahir di Blitar, Jejak Kelahirannya Berusaha Dikaburkan Orde Baru?
"Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘Id, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang." (HR. Al Bukhari).
***
Artikel Terkait
Penuh Perjuangan di Bulan Juni! Inilah 10 Twibbon Bulan Bung Karno, Cocok Dipasang di Medsos Sebagai Bentuk Khidmat Pada Sang Proklamator
10 Negara dengan Cuti Melahirkan Terlama di Dunia, Ada yang Sampai 1 Tahun Lebih, Indonesia Nomor Berapa?
5 Fakta Hubungan Tiko Aryawardhana dan Arina Winarto hingga Dugaan Kasus Penggelapan Uang Suami Bunga Citra Lestari
Kisah Tongkat Komando Bung Karno, Terbuat dari Kayu Langka di Pegunungan Jawa Timur, Bisa Menangkal Tembakan Sniper?
Serapan Pupuk Subsidi di Jember Rendah, Komisi B DPRD Jember Sebut Dinas Pertanian Lambat
Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, Calvin Verdonk Dipastikan Siap Tampil saat Kontra Filipina
Ketum PSSI Erick Thohir Targetkan 22 Pemain Timnas Indonesia Punya Kekuatan Seimbang, Siapa Next Naturalisasi?
Siap-Siap Yuk! Amalan Ini Hanya Ada di Bulan Dzulhijjah Saja, Berikut Keutamaan hingga Amalan yang Dianjurkan Ulama
Mau Beli Hewan Kurban untuk Idul Adha 1445 H? Simak 5 Ciri Kambing Sehat Secara Umum dan Sesuai Syariat Agama
7 Deretan Tas Mewah Milik Sandra Dewi, Istri Tersangka Korupsi Timah Harvey Moeis, Ada yang Seharga Motor