Mazhab Syafi’i dan Hambali juga memiliki pandangan bahwa puasa Arafah tetap boleh dikerjakan sebagai puasa sunnah murni meskipun seseorang belum melunasi hutang Ramadhan. Artinya, pahala besar berupa penghapusan dosa selama dua tahun tetap diharapkan bisa diperoleh.
Jika ingin menggabungkan keduanya, maka niat utama yang dipasang adalah niat qadha puasa Ramadhan. Sementara pahala puasa sunnah Arafah atau Tarwiyah akan mengikuti sebagai bonus keutamaan dari Allah SWT.
Adapun bacaan niat qadha puasa Ramadhan adalah, "Nawaitu shauma ghadin 'an qadha'i fardi Ramadhana lillaahi ta'aala." Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk mengqadha fardhu Ramadhan karena Allah Ta'ala."
Dengan cara tersebut, umat muslim tetap bisa melunasi kewajiban hutang puasa Ramadhan sekaligus meraih keutamaan puasa sunnah jelang Idul Adha.
Meski demikian, sebagian ulama juga menyarankan agar umat Islam mengutamakan melunasi hutang puasa Ramadhan terlebih dahulu pada hari-hari biasa apabila memungkinkan, kemudian melaksanakan puasa sunnah Arafah secara terpisah.
Namun apabila waktu terbatas, menggabungkan keduanya tetap diperbolehkan dan hukumnya tetap dinyatakan sah. Puasa Ramadhan hukumnya wajib sementara puasa Tarwiyah atau Arafah hukumnya sunnah, namun tetap dianjurkan pelaksanaannya jelang Idul Adha.
Terdapat hadits yang menyebut Aisyah r.a. mengatakan bahwa beliau menunda puas katena sibuk melayani Rasulullah SAW. Hal ini menjadi dalil bahwa melunasi hutang puasa wajib tidak harus dilakukan setelah bulan Ramadhan, asalkan harus diganti belum melewati Ramadhan tahun berikutnya.
Imam Nawani juga menyatakan bahwa seseorang tetap bisa menjalankan amalan sunnah puasa Arafah dan puasa sunnah awal Zulhijah meskipun masih punya hutang puasa Ramadhan, asalkan tetap berazam untuk segera mengqadhanya.
Karena itu, bagi umat muslim yang masih memiliki hutang puasa Ramadhan tidak perlu khawatir kehilangan kesempatan meraih pahala besar di bulan Dzulhijjah.
Islam memberikan kemudahan agar ibadah tetap dapat dijalankan tanpa memberatkan umatnya, selama dilakukan dengan niat yang bersungguh-sungguh dan penuh kesadaran untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
6 Keutamaan Hari Arafah yang Hanya Ada di Bulan Dzulhijjah Jelang Idul Adha, Hari Mustajab dan Pengampunan Dosa
Absen Puasa Tarwiyah dan Arafah karena Haid? 5 Amalan Berpahala Bagi Wanita yang Datang Bulan pada 8 dan 9 Dzulhijjah
Bacaan Niat Puasa Arafah 2024 Bahasa Arab, Indonesia dan Artinya, Yuk Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha 1445 H
Keistimewaan Puasa Sunnah Arafah Bagi Muslim yang Menjalankan, Bisa Hapuskan Dosa Selama Dua Tahun!
7 Hal yang Dilarang Selama Melaksanakan Wukuf di Arafah Supaya Ibadah Lebih Khusyuk
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Lengkap dengan Niat, Ini Tanggal Pelaksanaannya Menurut Kemenag