Minggu, 19 Juli 2026

Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari Setelah Ramadhan, Bolehkah Dilakukan Tidak Berurutan?

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 Maret 2026 | 09:30 WIB
Ilustrasi, puasa syawal yang dianjurkan setelah berakhirnya Ramadhan (Pexels/Nicole Michalou)
Ilustrasi, puasa syawal yang dianjurkan setelah berakhirnya Ramadhan (Pexels/Nicole Michalou)

Perbedaan pandangan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan puasa Syawal memiliki fleksibilitas. Umat Islam dapat memilih cara yang paling memungkinkan sesuai kondisi masing-masing.

Selain mengejar pahala, puasa Syawal juga sering dianggap sebagai cara menjaga semangat ibadah setelah Ramadhan berakhir. Kebiasaan berpuasa selama bulan Ramadhan dapat dilanjutkan sehingga ritme ibadah tetap terjaga.

Karena itu, banyak umat Muslim memanfaatkan bulan Syawal untuk menambah amal ibadah, termasuk dengan menjalankan puasa sunnah tersebut.

Dengan berbagai keutamaan yang dijanjikan, puasa Syawal menjadi salah satu amalan yang cukup populer di kalangan umat Islam setiap tahunnya. Meski tidak wajib, ibadah ini tetap dianjurkan bagi mereka yang ingin memperbanyak pahala serta mempertahankan kebiasaan baik yang terbentuk selama Ramadhan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X