SketsaNusantara.id - Fenomena pamer ibadah di media sosial semakin marak selama bulan suci Ramadhan. Aktivitas seperti salat, mengaji, puasa, hingga sedekah kerap diunggah sebagai konten harian.
Media sosial menjadi ruang berbagi aktivitas, termasuk praktik keagamaan. TikTok, Instagram, Facebook, hingga Twitter dipenuhi unggahan yang menampilkan berbagai bentuk ibadah personal.
Tren ini memunculkan pertanyaan mendasar tentang niat dan tujuan di balik publikasi amal kebaikan.
Dalam Islam, persoalan niat menjadi aspek paling menentukan nilai ibadah seseorang.
Dikutip dari nu.or.id, pamer ibadah dikenal sebagai bentuk riya’, yakni memperlihatkan amal kebaikan agar mendapatkan pujian. Riya’ termasuk syirik kecil yang dapat menghapus pahala ibadah.
Dalam ajaran Islam, ibadah sejatinya dilakukan semata-mata karena Allah Swt. Amal yang ditujukan untuk manusia dinilai kehilangan makna spiritualnya.
Fenomena flexing yang populer di media sosial turut memengaruhi cara sebagian orang menampilkan ibadah. Aktivitas keagamaan pun berpotensi berubah menjadi sarana pencitraan.
Riya’ didefinisikan sebagai perilaku memperlihatkan amal agar mendapatkan simpati. Dalam konteks digital, riya’ terjadi saat ibadah dipublikasikan demi respons sosial.
Pahala ibadah terancam hilang jika disertai niat ingin dipuji. Prinsip ikhlas menjadi fondasi utama dalam setiap praktik keagamaan.
Dalam Al-Qur’an, larangan mempersekutukan ibadah dengan tujuan selain Allah ditegaskan secara jelas. Salah satunya terdapat dalam QS Al-Kahfi ayat 110.
“Katakanlah wahai Muhammad sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia seperti kalian, yang diwahyukan kepadaku bahwa sesungguhnya Tuhan kalian adalah tuhan yang Maha Esa. Barangsiapa mengharapkan perjumpaan dengan tuhannya maka hendaklah ia megerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seseorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya” (QS. Al-Kahfi:110).
Ayat tersebut menegaskan bahwa amal saleh harus dilakukan tanpa menyekutukan tujuan ibadah. Setiap perbuatan dinilai dari niat yang menyertainya.
Artikel Terkait
Niat Puasa Ramadhan di Siang Hari, Apakah Masih Sah? Ini Jawaban Tegas Ulama NU yang Wajib Dipahami Umat Islam
Daftar Ucapan Tema Puasa Ramadhan untuk Sambut 1 Ramadhan 1447 Hijriah, Yuk Pakai Segera!
Download Gratis 10 Link Twibbon Cantik untuk Menyambut Ramadhan 1447 Hijriyah, Membuat Puasa Semakin Semarak
Baru dan Gratis! 10 Link Twibbon Ramadhan 2026, Siap Unggah untuk Sambutan Bulan Puasa 1447 Hijriah
Menjelang Bulan Puasa, Kodim 0824 Jember Gerakkan Ratusan Prajurit, Sumbangkan 102 Kantong Darah untuk Warga