SketsaNusantara.id - Puasa Ramadhan tidak sekadar menahan lapar dan dahaga. Sejak fajar hingga matahari terbenam, umat Islam dituntut menjaga diri secara lahir dan batin.
Di tengah perkembangan teknologi, muncul pertanyaan yang sering dibahas masyarakat. Salah satunya terkait kebiasaan menonton video dewasa saat berpuasa.
Pertanyaan ini penting karena menyentuh dua sisi ibadah puasa. Pertama adalah aspek formal yang menentukan sah atau batalnya puasa.
Baca Juga: 10 Ide Masakan untuk Sahur di Bulan Ramadhan yang Dijamin Praktis, Mudah Dibuat dan Bergizi
Kedua adalah sisi hikmah yang berkaitan dengan kualitas ibadah itu sendiri. Keduanya sering disalahpahami dan kerap dicampuradukkan.
Secara normatif, ulama menjelaskan bahwa tidak semua tindakan syahwat membatalkan puasa.
Dalam fikih, pembatal puasa memiliki batasan yang jelas dan ketat. Menonton video dewasa masuk dalam kategori memandang dengan syahwat. Tindakan ini tidak otomatis membatalkan puasa seseorang.
Baca Juga: 10 Link Twibbon Nuansa Ramadhan 2026, Sambut Bulan Puasa yang Penuh Berkah dan Cucuran Pahala
Sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari nu.or.id, Imam An-Nawawi menjelaskan secara tegas perbedaan tersebut. Dalam karyanya disebutkan, "Sperma jika keluar (ejakulasi) sebab onani, maka puasa seseorang batal. Tetapi jika mani keluar dengan semata-mata pikiran dan memandang dengan syahwat, maka puasanya tidak batal." Pandangan ini merupakan pendapat mazhab Syafi’i dan mayoritas ulama.
Dengan demikian, seseorang yang menonton video dewasa namun tidak mengalami ejakulasi tetap dianggap menjalankan puasa secara sah.
Namun pembahasan tidak berhenti pada status sah atau batal. Ulama menekankan adanya dampak lain yang jauh lebih penting untuk diperhatikan.
Puasa memiliki tujuan utama membentuk pengendalian diri dan ketakwaan. Pengendalian hawa nafsu menjadi inti dari ibadah ini.
Imam An-Nawawi menegaskan bahwa ukuran sebuah perbuatan dalam puasa dilihat dari efeknya terhadap syahwat. "Yang menjadi pertimbangan adalah sejauh mana tindakan tersebut mengobarkan syahwat dan dikhawatirkan terjadi ejakulasi dan orgasme."
Karena itu, meskipun tidak membatalkan puasa, menonton video dewasa dinilai merusak nilai spiritual puasa.
Artikel Terkait
Menelan Air Ludah saat Puasa: Benarkah Bisa Membatalkan Ibadah Ramadhan? Ini Penjelasan Ulama yang Jarang Dibahas Tuntas
Link Download Bacaan Bilal Tarawih 23 Rakaat dan Witir di Masjid NU Lengkap Arab Latin Selama Ramadhan 2026
Awas Kena Serangan Jantung! Langsung Tidur Usai Sahur Bisa Berbahaya, Ini 6 Penyakit yang Berpotensi Muncul di Bulan Ramadhan
Serba Baru! 7 Link Twibbon Sambut Ramadhan 1447 Hijriah, Rayakan Bersama Bulan Suci yang Penuh Istimewa
Ada yang Pernah Dibakar Belanda hingga Ludes! Inilah 4 Masjid Pathok Negara Yogyakarta yang Wajib Jadi Destinasi Wisata Religi Selama Ramadhan 2026