Kamis, 4 Juni 2026

Jangan Hanya untuk Eksis di Medsos! Begini 5 Tips Menyambut Ramadhan Menurut Buya Yahya

Photo Author
- Selasa, 20 Januari 2026 | 20:30 WIB
Buya Yahya menjelaskan tentang cara menyambut Ramadhan yang tepat. (Kolase Instagram/buyayahya_albahjah/Pexels/Thirdman)
Buya Yahya menjelaskan tentang cara menyambut Ramadhan yang tepat. (Kolase Instagram/buyayahya_albahjah/Pexels/Thirdman)

SketsaNusantara.id - Menyambut Ramadhan tidak berhenti pada ucapan atau unggahan media sosial.

Banyak orang menganggap cukup dengan menyampaikan selamat, tanpa benar-benar menyiapkan diri.

Padahal, Ramadhan datang membawa tuntutan yang lebih dalam dari sekadar simbol.

Baca Juga: Inara Rusli Cabut Laporan terhadap Insanul Fahmi dan Putuskan Tetap Bersama sebagai Suami Istri: Menurut Buya Yahya Kami Sah

Dalam ceramahnya yang diunggah di kanal Youtube Buya Yahya pada 4 April 2021, dijelaskan bahwa kesiapan menyambut Ramadhan berangkat dari dalam diri. Bukan hanya fisik, tetapi juga batin dan pemahaman. Ramadhan perlu dimuliakan dengan cara yang nyata, bukan sebatas di lisan.

Menurut Buya Yahya, cara menyambut Ramadhan bisa dianalogikan seperti menerima tamu.

Ucapan selamat datang tidak berarti apa-apa jika hak tamu tidak dipenuhi. Prinsip inilah yang menjadi dasar dalam memahami tips menyambut Ramadhan.

Baca Juga: Buya Yahya Sindir Pandangan Keliru soal Santri Bersimpuh di Depan Guru: 'Kalau dengan Benci, yang Baik pun Jadi Buruk'

1. Menumbuhkan Kerinduan Batin kepada Ramadhan

Langkah pertama yang ditekankan adalah mengolah batin. Seseorang perlu menengok ke dalam diri, sejauh mana rasa rindu terhadap Ramadhan sudah tumbuh. Kerinduan ini tidak muncul otomatis tanpa kesadaran.

Buya Yahya menyebut pentingnya menggali batin dan memahami makna Ramadhan secara mendalam. Pemahaman tentang keagungan dan kemuliaan Ramadhan perlu dihadirkan lebih dulu, sebelum masuk ke ranah perasaan.

“Jadi, langkah pertama dan utama adalah menumbuhsuburkan kerinduan di hati Anda, untuk bisa menghidupkan Ramadhan dengan ibadah,” ujarnya

2. Mengolah Pemahaman tentang Makna Ramadhan

Selain batin, pemahaman juga harus disiapkan. Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan. Ada nilai, tujuan, dan keistimewaan yang perlu dicermati sebelum bulan itu tiba.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Buya Yahya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X