Minggu, 19 Juli 2026

Bahaya Tersembunyi di Balik Sebuah Gelar, Ulama Ini Menangis Usai Ditegur Bocah Kecil

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 24 Juni 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi, kisah kebijaksanaan dari Dr. Fahruddin Faiz tentang gelar. (Pexels/Leeloo The First)
Ilustrasi, kisah kebijaksanaan dari Dr. Fahruddin Faiz tentang gelar. (Pexels/Leeloo The First)

Namun, sang bocah kecil memberikan nasihat balik yang mencengangkan, “Wahai Imam, hati-hati dengan gelar bapak.

Baca Juga: Rahasia 3 Kebahagiaan dalam Islam: Buya Hamka dan Pemikirannya Menurut Fahruddin Faiz

Jangan sampai bapak tergelincir ke neraka karena gelar.”

Ia melanjutkan dengan kalimat tajam:

“Sepatu kayu saya ini mungkin hanya menggelincirkan saya di dunia. Tapi gelar bapak dapat menjerumuskan bapak ke dalam api yang kekal, jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya.”

Imam Abu Hanifah pun tersungkur menangis. Ia terharu sekaligus bersyukur atas pengingat itu, sesuatu yang datang bukan dari kitab besar, bukan dari para ulama lain, tetapi dari lisan polos seorang anak kecil yang jujur.

Kisah ini bukan sekadar potongan sejarah, tetapi cermin bagi siapa pun yang merasa memiliki posisi, pengaruh, atau kehormatan di tengah masyarakat.

Bahwa bahkan gelar yang tampak mulia bisa menjadi jebakan jika tidak disertai kerendahan hati.

Nasihat sang bocah kecil ibarat oase di tengah padang kesombongan manusia modern yang mengejar validasi sosial.

Kadang, yang paling bijak bukanlah yang paling lantang atau paling senior, tetapi justru yang hatinya masih bening dan belum terkontaminasi dunia.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Youtube Ngaji Filsafat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X