Kamis, 4 Juni 2026

Mengapa Warga Kudus Tidak Menyembelih Sapi saat Idul Adha? Ini Alasan Sejarah dan Toleransi yang Diwariskan Sunan Kudus

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Minggu, 18 Mei 2025 | 12:30 WIB
Ilustrasi kerbau sebagai pengganti sapi untuk warga Kudus saat Idul Adha, warisan toleransi dari Sunan Kudus (Pixabay.com/ @alpcem)
Ilustrasi kerbau sebagai pengganti sapi untuk warga Kudus saat Idul Adha, warisan toleransi dari Sunan Kudus (Pixabay.com/ @alpcem)

SketsaNusantara.id – Idul Adha di Indonesia jatuh tanggal 6 Juni 2025. Di tengah gegap gempita Idul Adha yang identik dengan lantunan takbir dan penyembelihan sapi, warga Kabupaten Kudus justru tampil berbeda.

Di daerah yang dikenal dengan julukan Kota Kretek ini, kerbau mengambil peran utama dalam ritual kurban, menggantikan posisi sapi.

Unik? Tentu saja. Tapi di balik pilihan tersebut, tersembunyi kisah sejarah dan nilai toleransi yang dalam.

Baca Juga: dr Richard Lee Antusias Sambut Idul Adha dan Akan Berkurban Pasca jadi Mualaf, Jumlah Hewan Kurban Berapa Ekor?

Bukan tanpa alasan warga Kudus menjauhi sapi dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam ibadah kurban.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Official Menara Kudus, larangan ini berpijak pada ajaran dan keteladanan Sunan Kudus, salah satu tokoh Wali Songo yang dikenal bijaksana dalam menyebarkan agama Islam.

Bernama asli Ja’far Ash-Shadiq, beliau diyakini menghindari penyembelihan sapi sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat Hindu yang saat itu merupakan penganut mayoritas di wilayah Kudus.

Baca Juga: Atta Halilintar dan Raffi Ahmad Nggak Absen? 7 Artis Siapkan Hewan Kurban Spesial Idul Adha 2025: 2 Seleb Ini Baru Saja Mualaf

Dalam ajaran Hindu, sapi menempati posisi sakral dan dimuliakan layaknya seorang ibu yang memberi kehidupan.

Sunan Kudus memahami betul nilai ini, dan bukannya memaksakan ajaran, ia justru membangun jembatan dialog budaya. Alih-alih memicu konflik, ia menunjukkan bahwa Islam juga mengajarkan nilai-nilai toleransi dan rasa hormat terhadap keyakinan orang lain.

Tradisi itu tak luntur meski zaman berganti. Hingga kini, masyarakat Kudus tetap mempertahankan warisan tersebut dengan tidak menyembelih sapi, bahkan di luar momen keagamaan sekalipun.

Baca Juga: Idul Adha 1446 Hijriah Tanggal Berapa? Cek Hitungan Mundur Hari Besar Islam untuk Ibadah Kurban Tahun 2025

Sebagai gantinya, mereka memilih kerbau, kambing, atau domba untuk kurban. Pilihan ini bukan sekadar ritual, tapi juga bentuk penghargaan terhadap sejarah dan warisan budaya yang telah menyatu dalam kehidupan mereka.

Menariknya, semangat toleransi ini tak hanya terekam dalam laku hidup, tetapi juga dalam arsitektur.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Youtube Menara Kudus Official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X