Minggu, 19 Juli 2026

Muslim, Tapi Gunakan Istilah Hindu dan Buddha Menyebut Surga dan Neraka? Inilah Asal-usul Penyebutan 2 Tempat Abadi Umat Islam Ini

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 28 Maret 2025 | 21:14 WIB
Ilustrasi siluet langit d (Pexels.com/David McEachan)
Ilustrasi siluet langit d (Pexels.com/David McEachan)

 

SketsaNusantara.id - Bagi sebagian orang yang tak paham, mungkin istilah surga dan neraka dikira berasal dari bahasa Arab.

Namun tahukah anda bahwa surga bukan berasal dari bahasa Arab namun merupakan istilah serapan dari bahasa sansekerta?

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal laman wisdomlib.org, istilah "surga" dan "neraka" memang memiliki akar bahasa Sanskerta.

Baca Juga: Niat Zakat Fitrah untuk Keluarga, Termasuk Anak Perempuan Lengkap dengan Tulisan Arab dan Terjemahannya

Namun kini penggunaannya telah meluas dan diadaptasi dalam berbagai bahasa dan agama, termasuk dalam konteks agama Islam di Indonesia.

Istilah surga berasal dari kata Sansekerta 'svarga' yang berarti tempat yang baik" atau "tempat kebahagiaan".

Dalam konteks agama Hindu dan Buddha, 'svarga' merujuk pada alam surga atau tempat tinggal para dewa.

Baca Juga: Khutbah Jumat NU 28 Maret 2025: Selamat Tinggal Ramadhan 1446 H

Sedangkan dalam bahasa Indonesia, istilah "surga" digunakan untuk merujuk pada tempat kebahagiaan abadi setelah kematian, terutama dalam konteks agama Islam.

Sedangkan kata 'neraka' juga berasal dari kata Sanskerta "naraka" yang berarti tempat siksaan atau alam bawah.

 Dalam agama Hindu dan Buddha, "naraka" adalah alam siksaan bagi jiwa-jiwa yang melakukan kejahatan selama hidup.

Baca Juga: Bolehkah Zakat Fitrah dengan Jagung atau Sagu? Berikut ini Hukum dan Dalil Menurut Ulama

 Sedangkan dalam bahasa Indonesia, istilah "neraka" digunakan untuk merujuk pada tempat siksaan setelah kematian, terutama dalam konteks agama Islam.

Sedangkan dalam dalam bahasa Arab, surga disebut dengan istilah Jannah , yang berarti taman atau kebun, sementara itu, neraka disebut dengan istilah Nar yang berarti api.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: laman wisdomlib.org

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X