Minggu, 19 Juli 2026

I’tikaf di Masjid Berapa Lama? Ustadz Abdul Somad Ungkap Batas Minimal Waktu I'tikaf Menurut 2 Mazhab: Lebih Lama dari...

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 23 Maret 2025 | 05:30 WIB
Ilustrasi batas minimal waktu I’tikaf di masjid  (Pexel/Rashed Paykary)
Ilustrasi batas minimal waktu I’tikaf di masjid (Pexel/Rashed Paykary)

Lantas berapa batas minimal I’tikaf? Menurut ustadz Abdul Somad, terdapat perbedaan antara mazhab Maliki dan Syafii.

“Menurut mazhab Maliki, syarat I’tikaf, menyatukan siang dan malam,” ujar ulama yang disapa UAS ini.

Baca Juga: Apa Saja Sunnah Hari Raya Idul Fitri? Ustadz Abdul Somad Sebut 6 Amalan Berpahala Saat Lebaran: Kalau Datang...

Ia menjelaskan, dalam mazhab Maliki, batas waktu I’tikaf yakni 24 jam.

“Jadi kalau dia masuknya sekarang ham 6 barru disebut I’tikaf kalau dia keluar jam 6 besok pagi, 24 jam baru disebut I’tikaf,” jelasnya.

Sementara menurut mazhab Syafii, batas minimal waktu I’tikaf yakni lebih lama dari rukuk.

Baca Juga: Bolehkah Zakat Fitrah Dibagikan Langsung ke Fakir Miskin tanpa Melalui Amil? Ustadz Abdul Somad Ungkap Cara Pembagian Zaman Nabi

“Kalau mazhab Syafii, lebih lama dari rukuk sudah dianggap I’tikaf,” imbuhnya.

Sehingga orang yang berdiam diri di masjid selama 2 hari 2 malam, sudah termasuk I’tikaf menurut mazhab Syafii.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube Ustadz Abdul Somad Official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X