SketsaNusantara.id - Menjelang hari raya Idul Fitri, umat Islam umumnya akan mulai bergegas mempersiapkan diri untuk membayar zakat fitrah.
Zakat fitrah diwajibkan bagi umat Islam baik perempuan maupun laki-laki yang memiliki kelebihan rezeki.
Dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari Muslim, Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebesar satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum.
Hadist tersebut menjelaskan bahwa umumnya membayar zakat fitrah dengan makanan pokok.
Namun saat ini, banyak umat Islam yang membayar zakat fitrah dengan uang, bahkan dengan cara ditransfer.
Lantas mana yang lebih utama, bayar zakat fitrah dengan uang atau beras?
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa aturan membayar zakat fitrah dengan makanan pokok dianut oleh mahzab Syafii sebagaimana tertulis dalam kitab Al Bayan Lima Yusyghilul Adzhan karangan Syekh Ali Jum’ah.
“Kata dia, menurut mahzab Syafii itu, zakat fitrah itu dengan makanan pokok,” tutur ustadz Abdul Somad dalam potongan video ceramahnya yang diunggah kanal YouTube Mang_paat channel pada 11 Maret 2023.
Ulama yang akrab disapa UAS ini pun menjelaskan mengapa mahzab Syafii mengutamakan makanan pokok sebagai zakat fitrah.
“Karena zakat fitrah itu untuk dimasak besok pagi, semua fakir miskin di hari saya jangan ada yang lapar,” tuturnya lagi.
Artikel Terkait
Nasihat Mbah Moen: 5 Hal yang Harus Dijaga agar Pekerjaan Berkah dan Hidup Tenang
Masihkan Boleh Makan dan Minum Saat Imsak dan Hanya Ada di indonesia? Begini Sejarah Imsak Menurut Ustad Abdus Somad
Baca 80 Kali! Sholawat Khusus di Hari Jumat, Ada 3 Keutamaan yang Sangat Mengejutkan
100 Kali Bacaan Amalan Ijazah Kyai Abdul Ghofur agar Anak Menjadi Pintar, Tidak Akan Nakal, dan Lebih Sopan
Jangan Sampai Keliru, Buka Puasa atau Sholat Maghrib Dulu? Inilah Jawaban Sesuai Ajaran Rasulullah SAW
3 Peristiwa Penting yang Terjadi Pada 17 Ramadhan, Sejarah Islam Mencatat Bukan Hanya Nuzulul Quran, tapi Ada...
Keutamaan Sholat Tarawih di 10 Malam Terakhir Ramadhan, Ada Fadhilah Ini di Tiap Malam 21-30 Bulan Puasa