SketsaNusantara.id - Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus. Bulan ini juga merupakan momen yang tepat untuk membersihkan diri, bukan cuma dari makanan, tetapi juga dari kebiasaan buruk.
Salah satunya? Kebiasaan berlebihan di media sosial.
Coba renungkan. Berapa jam sehari yang kita habiskan untuk scroll TikTok, stalking Instagram, atau debat di X?
Baca Juga: Berhenti Jadi Munafik! Kultum Singkat Ramadhan 2025 Ini akan Menyadarkan Bahaya dan Akibatnya
Apakah semua itu benar-benar bermanfaat atau justru bikin hati lelah dan pikiran penuh dengan hal negatif?
Jika kita bisa menahan diri dari makanan dan minuman sejak Subuh hingga Maghrib, mengapa tidak mencoba menahan diri dari godaan media sosial.
Siapa tahu, ini bisa jadi momen detoks digital yang membawa perubahan besar dalam hidup kita.
Baca Juga: Kultum Ramadhan 2025: Rahasia Besar di Balik Anjuran Segera Berbuka Puasa
SketsaNusantara.id telah menyusun teks singkat kultum Ramadhan 2025 dengan tema momen detoks digital di bulan suci puasa.
Assalammua'alaikum warrohmatullahi wabarokatuh.
Tak bisa dimungkiri, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dari bangun tidur hingga menjelang tidur lagi, jari kita terus aktif di layar ponsel. Namun, tahukah bahwa terlalu sering menggunakan media sosial bisa berdampak buruk?
Tanpa sadar, kita bisa menghabiskan berjam-jam untuk hal yang tidak produktif.
Konten negatif, berita hoaks, atau standar hidup palsu sering kali membuat kita merasa insecure dan tidak bahagia.
Artikel Terkait
Teks Kultum Subuh Ramadhan 2025: Raih Maghfirah dan Keberkahan dengan Ibadah yang Tulus
Kultum Ramadhan 2025: Meraih Keutamaan Sabar di Tengah Ujian Hidup yang Berat
Anti Gemuk! 5 Daftar Takjil Rendah Kalori Ini yang Cocok untuk Diet Sambil Menjalankan Puasa Ramadhan
Epy Kusnandar dan Karina Ranau Kompak Jualan Makanan Serta Takjil Ramadhan, Justru Panen Komentar Julid: Katanya Pakai Penglaris
Duka Karina Ranau Putar Uang Hasil Kerja Epy Kusnandar, Jualan Takjil Ramadhan Bikin Orang Sakit Hati karena Ini
Bolehkah Pekerja Berat Berniat Tidak Puasa Ramadhan? Buya Yahya Sebut Hukumnya: Tetap Saja dengan Kerjanya...