Menurut Buya Yahya, sebaiknya seberat apa pun pekerjaan yang akan dijalani, tetap diniatkan puasa sejak pagi, bukan justru merasa tak kuat dan tak berpuasa.
"Tetap saja dengan kerjaannya, tukang becak, tukang batu, dari pagi malam sudah sahur, pagi niat puasa," ujarnya.
Puasa boleh dibatalkan jika di tengah perjalanan hari itu pekerja berat tersebut merasa tidak sanggup atau tidak kuat melanjutkan puasanya.
"Jika di perjalanannya nanti nggak mampu baru batalin, kalau batalin dari awal nggak boleh, ini ngatur Allah, kurang ajar sama Allah," ungkap Buya Yahya.
Baca Juga: Tirakat Sepertiga Malam, Inilah Rahasia 5 Amalan Wali Songo yang Menggetarkan Langit
Imbauan Buya Yahya kepada para pekerja berat jangan sekali-seklai mendahului Allah SWT.
Jika sudah berniat tulus karena Allah, puasa walaupun siang harinya terasa berat akan mendapat bantuan dan kemudahan dari Allah SWT.
Memang nanti jika benar-benar tidak mampu di tengah jalan, barulah bisa dibatalkan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Teks Kultum Subuh Ramadhan 2025: Raih Maghfirah dan Keberkahan dengan Ibadah yang Tulus
3 Doa Pamungkas Dibaca di Sepanjang Malam Bulan Ramadhan, Nomor 2 untuk Raih Kemuliaan Lailatul Qadar
Sholat Tarawih dan Ba'diyah Isya, Mana yang Lebih Utama? Buya Yahya Beri 1 Poin Penting Sempurnakan Ibadah Bulan Ramadhan
Kultum Ramadhan 2025: Meraih Keutamaan Sabar di Tengah Ujian Hidup yang Berat
4 Rahasia Tirakat Warisan Mbah Moen, Jadikan sebagai Amalan Terbaik Selama Puasa Ramadhan
Tabur Bunga di Jalan Bisa Bikin Kecelakaan? Hati-Hati Puasa Bisa Batal Kata Ustadz Mujiman
Viral! Waria Ikut Sholat Berjamaah di Shaf Pria, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam? Begini Penjelasan Lengkap Buya Yahya
7 Waktu Mustajab di Bulan Puasa Ramadhan Beserta Haditsnya, Perbanyak Doa dan Munajat untuk Mohonkan Hajat
Kultum Ramadhan 2025: Rahasia Besar di Balik Anjuran Segera Berbuka Puasa
Perang Besar di Bulan Ramadhan yang Jadi Titik Balik Sejarah Islam dengan Kemenangan Besar Umat Muslim