Kamis, 4 Juni 2026

Perang Besar di Bulan Ramadhan yang Jadi Titik Balik Sejarah Islam dengan Kemenangan Besar Umat Muslim

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 4 Maret 2025 | 05:00 WIB
Ilustrasi, sejarah Perang Badar yang terjadi di bulan Ramadhan. (Pexels/Tomáš Malík )
Ilustrasi, sejarah Perang Badar yang terjadi di bulan Ramadhan. (Pexels/Tomáš Malík )

SketsaNusantara.id - Sejarah Islam mencatat peristiwa perang yang terjadi di bulan Ramadhan. Bahkan, perang tersebut menjadi titik balik sejarah Islam.

Terjadi pada 17 Ramadhan 2 Hijriyah (13 Maret 624 M), perang ini bukan sekadar pertempuran biasa, tetapi menjadi simbol kejayaan kaum muslimin.

Dengan jumlah pasukan yang jauh lebih kecil, hanya 313 orang, kaum Muslim menghadapi 950 pasukan Quraisy yang jauh lebih kuat.

Baca Juga: Keren, Masjid Jogokariyan Yogyakarta Bagikan 3.500 Porsi Makanan Buka Puasa Setiap Hari Selama Ramadhan, Anggarannya Fantastis!

Secara logika, pertempuran ini seharusnya menjadi kekalahan telak bagi kaum Muslim. Namun, keimanan yang kokoh, strategi yang cerdas, dan pertolongan Allah membalikkan segalanya.

Dalam peperangan ini, kaum Muslim tidak hanya bertahan, tetapi juga berhasil mengalahkan pasukan Quraisy.

Pertempuran ini membuktikan bahwa jumlah bukanlah segalanya, melainkan tekad dan keyakinan yang membuat perbedaan.

Baca Juga: 7 Waktu Mustajab di Bulan Puasa Ramadhan Beserta Haditsnya, Perbanyak Doa dan Munajat untuk Mohonkan Hajat

Dilansir SketsaNusantara.id dari NU.or.id, perang tersebut adalah Perang Badar atau yang dikenal sebagai Ghazwah Badr al-Kubra, yang berarti "Perang Badar yang Agung".

Kemenangan tersebut tidak hanya memberikan motivasi besar bagi kaum Muslim, tetapi juga menegaskan posisi Islam di jazirah Arab.

Salah satu faktor kemenangan kaum Muslim adalah semangat juang yang luar biasa.

Baca Juga: Viral, Bocah Ini Iseng Robohkan Pembatas Shaf Saat Jamaah Sujud Sholat Tarawih Ramadhan, Netizen Menyasar Pada Didikan Orang Tua!

Meskipun jumlah mereka jauh lebih sedikit, mereka bertempur dengan keyakinan penuh akan pertolongan Allah. Dalam Al Quran, disebutkan bahwa Allah mengirimkan pasukan malaikat untuk membantu kaum Muslim dalam pertempuran ini.

Kaum Quraisy mengalami kekalahan besar. Sebanyak 70 orang dari pihak Quraisy tewas, termasuk Abu Jahal, salah satu tokoh utama yang menentang Islam.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: nu.or.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X