news

Melawan Arus Zaman! Perahu Tambangan Ploso Tetap Berlayar, Jejak Warisan Sungai Brantas yang Bertahan di Tengah Modernisasi

Selasa, 11 Februari 2025 | 21:39 WIB
Perahu Tambangan saat mengantarkan penumpang menyebrangi sungai Brantas (SketsaNusantara.id/ Fardana Difka Dwi Cahya)

Usaha ini juga perlu mengantongi izin dari pemerintah setempat agar bisa terus beroperasi dengan aman.

Baca Juga: Dari Mentalis hingga Menjadi Stafsus Menteri Pertahanan, Deddy Corbuzier Miliki Gelar Doktor yang Mentereng

"Usaha ini juga perlu dapat izin dari pemerintah setempat, sama Dinas Perhubungan (DISHUB)," kata Pak Jie. 

Perahu tambangan bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari sejarah dan budaya masyarakat setempat.

Bagi mereka yang tumbuh besar di sekitar Sungai Brantas, perahu tambangan adalah simbol konektivitas yang telah menghubungkan berbagai generasi. 

Baca Juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Resmi Dimulai! Warga Jember Bisa Nikmati Layanan di 50 Puskesmas Mulai 13 Februari 2025

Meski tantangan semakin besar dengan munculnya moda transportasi modern, perahu tambangan tetap bertahan karena keberadaannya masih relevan bagi warga yang mengutamakan efisiensi waktu dan biaya.

Selain itu, ada nilai sentimental yang melekat pada moda transportasi ini, sebuah warisan yang terus mengarungi waktu, menyusuri sungai, dan menghubungkan cerita-cerita kehidupan di sepanjang alirannya. 

Di tengah gemuruh modernisasi, perahu tambangan Ploso tetap menjadi saksi bisu perjalanan waktu.

Baca Juga: Tertangkap Saat Curi Motor Milik Petani, Maling Motor di Jember Dimassa Warga

Selama masih ada warga yang setia menggunakan jasa ini, dan selama masih ada sosok seperti Pak Jie yang gigih mengemudikannya, maka perahu tambangan akan terus mengarungi arus Sungai Brantas, menjaga tradisi di tengah derasnya perubahan zaman.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

 

Halaman:

Tags

Terkini