SketsaNusantara.id –Di tepian Sungai Brantas, suara gemericik air berpadu dengan deru mesin perahu yang sesekali memecah keheningan.
Sebuah perahu tambangan bergerak perlahan, mengantarkan penumpang menyeberang sungai dari satu sisi ke sisi lainnya.
Meski zaman terus berubah dan infrastruktur berkembang, perahu tambangan tetap menjadi bagian dari kehidupan warga Ploso, Jombang.
Baca Juga: Viral! Penumpang Histeris dan Ngamuk Kehilangan Emas di Bandara Haluoleo, Ternyata Pelakunya....
Salah satu sosok yang setia mengemudikan perahu ini adalah Pak Jie, pria paruh baya yang sudah lebih dari setengah abad menjalani profesinya sebagai tukang tambangan.
"Mulai dari 1963 saya sudah mulai mengemudikan perahu tambangan ini hingga saat ini, dan ini juga jadi kerjaan tetap saya," ujarnya pada Tim SketsaNusantara.id pada Selasa, 11 Februari 2025
Baginya, perahu tambangan bukan sekadar mata pencaharian, tetapi juga warisan yang terus ia jaga agar tetap bertahan di tengah arus modernisasi.
Baca Juga: Diisukan Mangkrak dan Dana Pembangunan Diblokir, Ini Pendapat Hotman Paris Saat Kunjungi IKN
Di era yang serba cepat, aksesibilitas menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat. Kehadiran Jembatan Ploso yang membentang megah memang menawarkan jalur darat yang lebih luas bagi kendaraan
Tetapi bagi sebagian warga, menyeberang dengan perahu tambangan tetap menjadi pilihan utama. Selain mempersingkat waktu tempuh, juga harganya yang relatif murah dengan tarif sepeda motor 2 ribu dan mobil 5 ribu.
"Naik ini (perahu tambangan) biar lebih cepat aja nyampe ke rumah, soalnya kalau lewat Jembatan Ploso itu muter jadi jauh," ungkap Bagus, salah satu pengguna setia perahu tambangan.
Jalur air ini memang lebih praktis, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar sungai dan harus bolak-balik untuk bekerja atau beraktivitas sehari-hari.
Namun, di balik kepraktisannya, operasional perahu tambangan bukan tanpa tantangan. Selain harus beradaptasi dengan kondisi cuaca yang tak menentu.
Artikel Terkait
Misterius! Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Kanal Turi Jombang, Polisi Lakukan Peyelidikan Motif Kematian
Deddy Corbuzier Jadi Staf Khusus Kemenhan, Segini Gaji yang Diterima, Lebih Banyak dari Adsense YouTubenya?
Tenaga Honorer Penjaga Palang Pintu Rel Kereta Api di Jember Dibebastugaskan, Dishub: Sementara Ditangani Pemerintah Desa
Deddy Corbuzier Dilantik Jadi Stafsus di Kementerian Pertahanan, Netizen Bongkar Jejak Digital
Tanggapan BKPSDM Jember Terkait Gaji Pegawai Non-ASN yang Belum Cair di Tahun Anggaran 2025
Unik dan Humanis! Polisi di Jember Bagi-Bagi Jas Hujan Saat Operasi Keselamatan Semeru 2025