news

Bedah Buku ‘Kiai Militer Pengawal ldeologi NKRl Berbasis Pesantren’, KH M Yusuf Hasyim Diajukan Pahlawan Nasional

Senin, 3 Februari 2025 | 20:30 WIB
Pemateri sedang menyampaikan pemaparannya. (SketsaNusantara.id/As’ad Choirudin)

Baginya sudah banyak kiai yang punya jejak dan perjuangan yang sudah layak menjadi pahlawan nasional. Upaya ini harus dimulai dunia pesantren untuk menulisnya.

"Agar bangsa ini bisa memperoleh referensi keteladanan dari para pejuang," ujarnya.

Meski, sambung dia, diakui para pejuang tidak menginginkannya.

Sementara, Aguk Irawan menjelaskan data-data dalam buku setebal 246 halaman diperoleh pertengahan Desember 2024.

"Banyak yang primer, sampai saya bingung harus dimulai dari mana," ujarnya.

Baca Juga: Awali 2025, PCNU Jombang Gelar Rapat Harian Tanfidziyah dan Fokus Sejumlah Program Berikut

Dia mengakui baru pertama kali menulis tokoh dengan peran sepanjang KH Yusuf Hasyim. Terlebih, ungkap Aguk, sumbernya tertata dengan rapi.

Dirinya bersyukur tidak mengalami hambatan berarti.

"Insya Allah akan terbit tiga buku lagi tentang KH Yusuf Hasyim, termasuk kisah romantis saat bertemu pertama kali dengan Nyai Bariyah dari Madiun," kisahnya.

Prof Usep Abdul Matin mengakui perjuangan KH Yusuf Hasyim berdampak secara nasional.

"Itu menjadi syarat khusus pengajuan pahlawan nasional," ujarnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir, Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang Gelar Ruwat Sumber Mata Air

Mengutip pendapat Greg Barton, dosennya di Australia, KH Yusuf Hasyim adalah sosok kiai yang berpengaruh secara signifikan.

"Terutama dalam NU, dengan mempromosikan lslam moderat yang selaras dengan Pancasila," imbuhnya.

Fadli Zon juga sependepat fengan Prof Usep. Dia menyebut KH Yusuf Hasyim sebagai kiai pejuang bangsa.

Halaman:

Tags

Terkini