"Maka kami dari Fraksi NasDem bersepakat jika dilakukan pembentukan Pansus, agar persoalan ini bisa diketahui penyebabnya dan mencarikan solusi bagi mereka (tenaga honorer non-ASN)," ungkapnya.
Baca Juga: Supir Truk Geruduk Pemkab Jember Tolak Pembatasan Akses Jalan Provinsi Rambipuji-Puger
Selain itu, David menambahkan bahwa dalam rekrutmen tenaga honorer ini bisa jadi bermuatan politis.
"Jangan-jangan ini mengandung unsur politisnya juga, karena saat itu Bupati Jember Hendy mencalonkan lagi," sambungnya.
"Lantas, kita harus urai persoalannya ini apakah yang salah ini sistem rekrutmennya atau yang lainnya," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala BKPSDM Jember Sukowinarno menjelaskan kalau banyaknya tenaga honorer yang terancam dirumahkan ini karena persoalan persyaratan kerja yang belum memenuhi syarat.
Sebagai informasi juga, saat ini Pansus terkait tenaga honorer non-ASN ini sudah diwacanakan oleh Fraksi Golkar Amanah dan Fraksi Gerindra, sementara Fraksi NasDem juga ikut memberikan dukungan terkait usul tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini