Terlihat karangan bunga yang berisi pesan bela sungkawa terhadap Mendiktisaintek Satryo dan istri.
"Turut berduka cita atas matinya nurani dan welas asih menteri kami," tulisan karangan bunga.
Sejumlah rumor tak sedap terkait sikap Satryo Soemantri Brodjonegoro beredar di media sosial.
Mulai dari perlakuan kasar yang diduga menampar pegawainya hingga main pecat ASN Dikti tanpa alasan yang jelas.
Selain itu, isu tentang istri cemburuan hingga tak ada pegawai wanita di lingkungan ring-1 Mendiktisaintek.
Masih belum ada konfirmasi dan kejelasan dari Menteri Satryo terkait demo atau unjuk rasa yang dilakukan ratusan ASN Dikti.
Namun, dari gosip dan rumor sikap kasar yang dimilikinya, profil pendidikan Satryo Soemantri Brodjonegoro pun disorot.
Dinilai punya pendidikan tinggi, namun sikap Mendiktisaintek tak sesuai dengan rekam jejak akademis yang dimiliknya.
Seperti apa rekam jejak profil pendidikan Satryo Soemantri Brodjonegoro? Berikut ini informasi singkatnya.
Mendiktisaintek yang lahir di Delft, Belanda, 5 Januari 1956 menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Mengambil jurusan Teknik Mesin, ia berhasil mendapatkan gelar S1 atau Sarjana.