SketsaNusantara.id - Berikut profil dari istri Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Kabinet Prabowo.
Nama Satryo Brodjonegoro mulai disorot setelah heboh demo pegawai Kemendikti Saintek hari ini, Senin 20 Januari 2024.
Dalam video yang beredar, para pegawai membentangkan dua sepanduk berwarna hitam. Pendemo juga mengenakan baju serba hitam.
Salah satu spanduk bertuliskan 'Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri'.
Kabar tersebut viral di media sosial dan membuat netizen penasaran dengan sosok istri Satryo Brodjonegoro.
Profil istri Satryo Brodjonegoro
Satryo Brodjonegoro menikah dengan Silvia Ratnawati Brodjonegoro.
Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak. Salah satunya Diantha Soemantri yang diangkat sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran UI di usia 42 tahun.
Sementara itu, Satryo Brodjonegoro merupakan pria kelahiran Delft Belanda pada 5 Januari 1956.
Ia mendapatkan gelar Ph.D di bidang teknik mesin University of California, Berkeley, Amerika Serikat pada 1085.
Satryo kemudian mengabdi menjadi dosen Teknik Mesin di ITB.
Ia juga menjabat sebagai Ketua sekaligus anggota Komisi Bidang Ilmu Rekayasa di Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Artikel Terkait
Hari ini Diumumkan Pemerintah, Begini Alasan Muhammadiyah Setuju Libur Sekolah Selama Ramadhan
Pesan Susi Pudjiastuti saat Menteri KKP Minta Hentikan Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang dan Bekasi: Laksanakan Perintah Presiden!
Belum 2 Tahun Berdiri, SMP Sains Terpadu Ini Sukses Raih Akreditasi A
Rekam Jejak Sakti Wahyu Trenggono Jadi Sorotan karena Hentikan Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang, Menteri KKP Pernah Dipanggil KPK Gegara ini
Cerita Sukses KlasterkuHidupku BRI: Petani Sayur di Isano Mbias Raih Kesejahteraan Baru
Sakti Wahyu Trenggono Masuk Jajaran Pejabat Terkaya RI, Segini Jumlah Kekayaan Menteri KKP yang Jadi Gunjingan Terkait Pembongkaran Pagar Laut
Kantor Kementerian Dikti Saintek Didemo Pegawai, Sebut Menteri Satryo Brodjonegoro Bertindak Arogan dan Suka Menampar