Minggu, 19 Juli 2026

Kantor Kementerian Dikti Saintek Didemo Pegawai, Sebut Menteri Satryo Brodjonegoro Bertindak Arogan dan Suka Menampar

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Senin, 20 Januari 2025 | 10:45 WIB
Spanduk hitam bertuliskan pesan pada Presiden Prabowo terpasang di salah satu gedung kementerian.  (X/zanatul_91)
Spanduk hitam bertuliskan pesan pada Presiden Prabowo terpasang di salah satu gedung kementerian. (X/zanatul_91)

SketsaNusantara.id - Media sosial dihebohkan dengan spanduk hitam bertuliskan pesan pada Presiden Prabowo yang memicu kontroversi.

Spanduk yang terpasang di salah satu gedung kementerian itu bertuliskan “Pak Presiden, Selamatkan Kami dari Menteri Pemarah, Suka Main Tampar, dan Main Pecat”.

Spanduk itu diunggah oleh salah satu pengguna platform X (Twitter) yakni akun @zanatul_91 pada Senin, 20 Januari 2025.

Baca Juga: Doa Erin Taulany untuk Kenzy yang Baru Merayakan Ulang Tahun ke-16, Sholeh dan Terus Membahagiakan Orang Tua

Sejak kali pertama diunggah pada pukul 08.19 WIB, unggahan itu telah dilihat sebanyak 830.9 K dan memancing ratusan komentar hingga artikel ini dibuat.

Berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id, usut punya usut, spanduk tersebut terpasang di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek).

Bukan hanya spanduk, di dalam kantor Dikti Saintek juga berdiri beberapa karangan bunga dengan tulisan yang mencolok.

Baca Juga: Rekam Jejak Sakti Wahyu Trenggono Jadi Sorotan karena Hentikan Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang, Menteri KKP Pernah Dipanggil KPK Gegara ini

Di antaranya yaitu “Berlaku Bijak Pada Karyawan Sebelum Mencitrakan Bijak di Keramaian”, “Kami Tidak Diam Saat Hak Diinjak”, “Turut Berduka Cita Atas Matinya Nurani dan Welas Asih Menteri Kami”.

Spanduk-spanduk dengan tulisan kontroversial itu dilengkapi dengan keterangan “Lawan”, “Menteri Dzalim”, dan “Paguyuban Pegawai Dikti”.

Tak hanya berupa spanduk juga karangan bunga, sejumlah orang berpakaian hitam yang diduga merupakan pegawai Kementerian Dikti Saintek nampak menggelar aksi demo di depan kantor.

Baca Juga: Pesan Susi Pudjiastuti saat Menteri KKP Minta Hentikan Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang dan Bekasi: Laksanakan Perintah Presiden!

Sembari menyanyikan lagu Indonesia Raya, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan “Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri”, “Kami ASN Dibayar oleh Negara, Bekerja untuk Negara, Bukan Babu Keluarga”.

Berdasarkan tulisan-tulisan tersebut, spanduk yang terbentang diduga ditujukan pada Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X