Minggu, 19 Juli 2026

Banjir Genangan Landa Kecamatan Kota, Komisi C DPRD Jember Segera Panggil Dinas PU Bina Marga Soal Pendangkalan Drainase

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Senin, 20 Januari 2025 | 15:00 WIB
Sekretaris Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto. (Dok. SketsaNusantara.id)
Sekretaris Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Kecamatan kota di Jember mengalami banjir genangan kemarin, Minggu 19 Januari 2025 dan hal ini disebabkan daya tampung drainase di wilayah perkotaan tidak cukup.

Terlebih lagi, ditemukan banyak sampah yang ada dalam gorong-gorong drainase yang menumpuk dan menyumbat aliran air menuju sungai.

Sekretaris Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto mengatakan, tata ruang di wilayah kota ini harus direvitaliasasi lagi khususnya pada drainasenya.

Baca Juga: Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jember Jadi Bulan Februari atau Maret? Ini Penjelasan DPRD Jember

"Karena bila melihat kondisinya drainase yang ada saat ini posisinya berada di atas jalan, sehingga bila ada intensitas hujan yang tinggi pasti akan meluap," ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Senin 20 Januari 2025.

Pihaknya meyakini, bahwa drainase saat ini terjadi pendangkalan dan perlu ada perbaikan infrastrukturnya supaya tidak terjadi banjir genangan.

"Ini butuh perawatan drainase, mungkin ada pendangkalan maka perlu diperbaiki," terangnya.

Baca Juga: Wilayah Kecamatan Kota di Jember Terendam Banjir Genangan, Tim Baret Rescue Temukan Adanya Penyempitan Drainase

David menerangkan, sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk menerjunkan alat berat, untuk membantu membersihkan sampah.

"Kita juga kemarin turun ke lokasi melihat bahwa bukan hanya di wilayah kota, tetapi juga kami turun di beberapa kecamatan yang terdampak banjir ini, maka kita minta dinas segera turun membersihkan sampah," ungkapnya.

Karena menurut David, di dalam drainase juga banyak ditemukan sampah-sampah yang menyumbat dan aliran air menuju sungai terhambat.

Baca Juga: Megawati Banjir Pujian Usai Ukir Rekor 10 Kemenangan Beruntun, Opposite Hitter Asal Jember Ungkap Latihan Red Sparks: Sulit!

"Kemarin kita temukan juga di drainasenya ada bantal dan berbagai sampah lainnya, ini kan perlu perhatian khusus karena menurut prakiraan cuaca hujan masih akan bertahan hingga Maret 2025," pungkasnya.

Selanjutnya David menegaskan, kepada para pengembang perumahan untuk juga memastikan agar saat mengajukan izin dan pelaksanaan harus mengikuti aturan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X