Setelah itu, Satryo melanjutkan studinya di kampus ternama Amerika Serikat, University of California hingga memperoleh gelar Ph.D.
Dengan bekal pendidikan yang mumpuni, awal karir Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah menjadi seorang akademisi.
Ia menjadi dosen atau akademisi di Jurusan Teknik Mesin, ITB. Di tahun 1992, ia dipercaya mengemban jabatan sebagai Ketua Jurusan Teknik Mesin.
Satryo pernah menjadi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi periode tahun 1999–2007 usai berhasil mempublikasikan lebih dari 99 artikel ilmiah.
Selain menjadi dosen dan akademisi, tahun 2018 sampai 2023 lalu ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI).
Atas kontribusi, Satryo Soemantri Brodjonegoro memperoleh penghargaan bintang tanda jasa The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon dari Jepang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Profil Satryo Soemantri Mantan Dirjen Dikti yang Ditunjuk Prabowo Jadi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam Kabinet Merah Putih
Ikuti Jejak Sang Ayah! Inilah Latar Belakang Keluarga Satryo Soemantri, Mendiktisaintek yang Tergabung dalam Jajaran Kabinet Merah Putih
Kantor Kementerian Dikti Saintek Didemo Pegawai, Sebut Menteri Satryo Brodjonegoro Bertindak Arogan dan Suka Menampar
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jember Jadi Bulan Februari atau Maret? Ini Penjelasan DPRD Jember
BTN Mulai Langkah Strategis Akuisisi Bank Victoria Syariah untuk Perkuat Ekosistem Perbankan Syariah
Banjir Genanggan Landa Kecamatan Kota, Komisi C DPRD Jember Segera Panggil Dinas PU Bina Marga Soal Pendangkalan Drainase
Viral! Terekam Momen Mengerikan Mobil Melaju Tanpa Sopir di Tol Wiyoto Wiyono Jakarta Utara hingga Terjadi Kecelakaan, Begini Penjelasan Polisi