news

Cak Muji Soroti Soal Iuran yang Tidak Cocok, Bukan Kemacetan, Buntut Keributan Warga Manyar dengan SMP Kristen Petra Surabaya

Jumat, 2 Agustus 2024 | 11:30 WIB
Cak Muji Soroti Soal Iuran keamanan yang Tidak Cocok dengan Warga Manyar, Surabaya (Tangkapan Layar youtube Armuji)

Warga merasa keberatan Rp 25 juta per bulan. Rp 100 juta dibagi 4 RW, per RW mendapat Rp 25 juta. Awalnya Rp 32 juta dibayar dan ada kenaikan tidak dibayar.

Baca Juga: Ada Penutupan Jalan dan Pengalihan Lalu Lintas Selama JFC 2024, Ini Jalur Alternatif yang Bisa Digunakan dari Surabaya ke Banyuwangi atau Sebaliknya

Sementara, pihak Petra menganggap pertanggungjawaban atas uang iuran keamanan itu tidak jelas dan Petra menemukan dugaan dugaan penyalahgunaan uang iuran keamanan.

Kemudian, Armuji menjelaskan jika ada rencana kenaikkan iuran maka Petra cukup membayar Rp 32 Juta dan bila Petra meminta pertanggungjawaban, warga harus memberi pertanggungjawaban yang jelas.

Setelah itu, ia mempertegaskan keinginan perwakilan Petra. Namun, tetap menolak karena punya hitungan sendiri dan merasa terkena intimidasi.

Baca Juga: Gara-Gara Ulah Youtuber? Rumah Kosong di Semarang Ini Tak Laku Setelah Dijadikan Konten Horor, Ini Perkembangan Kasusnya yang Terbaru

“Tapi kalau Rp 32 juta tidak ada titik terang, ya sudah. Ini bukan masalah warga, ini masalah iuran yang tidak cocok. Wis”. Terang Armuji.

“Macet bisa diatur. Ini jalan umum bukan jalan warga. Yang nggak cocok ini iuran, wis itu masalahnya. Bukan kemacetan. Iurannya yang nggak cocok, nggak klop, wis itu permasalahannya.” Lanjutnya.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

 

Halaman:

Tags

Terkini