Minggu, 19 Juli 2026

Di Balik Pro Kontra Konsesi untuk Ormas Keagamaan, LPPNU dan LPNU Kabupaten Gresik Sambut Baik Keputusan PBNU Kelola Tambang

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Kamis, 1 Agustus 2024 | 19:49 WIB
Kader LPPNU di Kabupaten Gresik memasang spanduk sebagai dukungan moral atas keputusan PBNU yang menerima izin pengelolaan tambang. (SketsaNusantara.id/ Asad Choirudin )
Kader LPPNU di Kabupaten Gresik memasang spanduk sebagai dukungan moral atas keputusan PBNU yang menerima izin pengelolaan tambang. (SketsaNusantara.id/ Asad Choirudin )



SketsaNusantara.id – Izin pengelolaan tambang yang diberikan PBNU disambut baik oleh kader Nahdliyin di Kabupaten Gresik.

Kader NU yang tergabung dalam Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) dan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) menilai, keputusan PBNU tersebut bagian dari pemberdayaan kadernya.

Ketua LPPNU Kabupaten Gresik M Muzarroddin mengatakan, keputusan PBNU terkait pengelolaan tambang tersebut sudah sepatutnya didukung.

 Baca Juga: Daftar Anggota Tim Pengelola Tambang Muhammadiyah, Ada Menko PMK Muhadjir Effendy hingga Waketum MUI Anwar Abbas

“LPPNU bagian dari badan perekonomian, mendorong adanya gerakan ekonomi yang kongkrit. Salah satunya keputusan PBNU untuk mengelolah sumber daya alam,” kata Muzarroddin kepada SketsaNusantara.id, Kamis 1 Agustus 2024.

Menurutnya, selama ini kebijakan PBNU terkait pengembangan perekonomian kurang mendapat perhatian lebih. Dirinya memaklumi hal itu karena NU merupakan organisasi masyarakat Islam.

“Sejak berdiri hingga sekarang NU terus mengalami perkembangan sesuai kondisi zaman. Selain keagamaan, lembaga yang dinaungi NU juga kompleks. Mulai dari dunia pendidikan, hukum, hingga lembaga yang berkaitan dengan perekonomian warga. Termasuk pertanian,” katanya.

Baca Juga: Belum Resmi, Keputusan Muhammadiyah Terima Izin Tambang Ormas Sudah Tuai Pro-Kontra, Ada yang Minta Anwar Abbas Dipecat? 

Dengan kebijakan PBNU yang menerima izin pengelolaan tambang dari pemerintah tersebut, pihaknya akan mendukung dengan melakukan berbagai edukasi.

“Penguatan doktrinasi lewat pelatihan dan pendidikan juga sangat penting. Penguatan ekonomi ini sebagai salah satu pilar kebangkitan di abad ke 2 NU,” kata dia.

Menurutnya, saat ini salah satu tantangan yang dihadapi adalah banyaknya pengangguran di usia produktif.

“Di kalangan umum maupun kader nahdliyin, pengangguran merupakan permasalahan yang butuh solusi. PBNU melalui keputusan itu adalah bagian dari solusi,” tegas dia.

Baca Juga: Savic Ali Buka Suara atas Viralnya Foto Para Tokoh NU Muda dan Presiden Israel, Netizen: Habis Dapat Izin Tambang Sekarang... 

Menurutnya, sebagai ormas keagamaan besar di Indonesia, sudah tidak waktunya berpikir sempit.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X