Warga merasa keberatan Rp 25 juta per bulan. Rp 100 juta dibagi 4 RW, per RW mendapat Rp 25 juta. Awalnya Rp 32 juta dibayar dan ada kenaikan tidak dibayar.
Sementara, pihak Petra menganggap pertanggungjawaban atas uang iuran keamanan itu tidak jelas dan Petra menemukan dugaan dugaan penyalahgunaan uang iuran keamanan.
Kemudian, Armuji menjelaskan jika ada rencana kenaikkan iuran maka Petra cukup membayar Rp 32 Juta dan bila Petra meminta pertanggungjawaban, warga harus memberi pertanggungjawaban yang jelas.
Setelah itu, ia mempertegaskan keinginan perwakilan Petra. Namun, tetap menolak karena punya hitungan sendiri dan merasa terkena intimidasi.
“Tapi kalau Rp 32 juta tidak ada titik terang, ya sudah. Ini bukan masalah warga, ini masalah iuran yang tidak cocok. Wis”. Terang Armuji.
“Macet bisa diatur. Ini jalan umum bukan jalan warga. Yang nggak cocok ini iuran, wis itu masalahnya. Bukan kemacetan. Iurannya yang nggak cocok, nggak klop, wis itu permasalahannya.” Lanjutnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Jumlah Kasus Kekerasan pada Anak di Depok Tahun 2024, Tertinggi Ke-4 di Jawa Barat, Sudah Termasuk Kasus Meita Irianty?
Beres Coklit 100 Persen, KPU Kabupaten Madiun Bahas Evaluasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Pilkada 2024
Sedang Hamil, Pemilik Daycare di Depok Jadi Tersangka Penganiayaan Anak, Polisi Jerat Pakai Pasal Ini
Antisipasi Perubahan Arus Lalu Lintas, Penumpang Keberangkatan dari Stasiun Jember Diimbau Berangkat Lebih Awal saat Gelaran JFC 2024
Daftar Korban Meita Irianty, Pemilik Daycare di Depok, Tersangka Kasus Kekerasan pada Anak, Bayi 9 Bulan Dibanting?
Buntut Kasus Meita Irianty, Profil dan 5 Fakta Wensen School Indonesia, Daycare Didoakan Tutup Permanen?
KPU Kabupaten Mojokerto Ajak Ratusan Siswa SMK PGRI Sooko jadi Pemilih Cerdas
Di Balik Pro Kontra Konsesi untuk Ormas Keagamaan, LPPNU dan LPNU Kabupaten Gresik Sambut Baik Keputusan PBNU Kelola Tambang
Ada JFC 2024, Dishub Jember Siapkan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas untuk Kurangi Kemacetan, Ini Sejumlah Ruas Jalan yang Akan Ditutup