SketsaNusantara.id - Nama Meita Irianty kini ramai jadi sorotan publik usai terbukti melakukan kekerasan pada anak hingga penganiayaan terhadap balita dalam Daycare miliknya yang berada di Depok, Jawa Barat.
Kasus Meita Irianty ini viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir, sejak tersebar luas rekaman video CCTV yang memperlihatkan perlakuan kasarnya pada anak-anak yang dititipkan di Daycare Wensen School.
Dalam video CCTV yang beredar di media sosial, tampak influencer parenting sekaligus pemilik Daycare Wensen School itu bersikap kasar terhadap anak-anak bahkan tega membanting bayi ataupun balita yang masih berusia dua tahun.
Rekaman CCTV dalam Daycare Wensen School ini lantas membuat netizen geram. Tak sedikit pula orang tua korban yang melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib hingga akhirnya Meita Irianty ditangkap polisi pada hari Rabu, 31 Juli 2024.
Sehari kemudian, Polres Metro Depok menggelar konferensi pers dan memperlihatkan Meita di hadapan publik. Kemunculannya pun sontak jadi sorotan awak media pada hari Kamis, 1 Agustus 2024.
Pada video yang diunggah akun Twitter @dhemit_is_back, tampak Meita Irianty mengenakan baju tahanan warna oranye dan hijab bercorak warna abu-abu didampingi oleh dua polwan dan Kombes Arya Perdana selaku Kapolres Metro Depok.
Saat itu, Meita Irianty alias Tata Irianty hanya bisa terdiam dan menundukkan wajahnya yang lesu saat dihadirkan di hadapan awak media sebelum konferensi pers dimulai.
Meita pun dicecar banyak pertanyaan oleh wartawan, namun ia hanya bisa terdiam seribu bahasa tanpa mengucapkan sepatah kata pun di depan kamera awak media.
Ekspresinya datar bahkan sama sekali tak ingin menjawab apa pun ketika diminta untuk minta maaf terhadap keluarga korban.
"Bagaimana perasaannya, mbak? Ada permintaam maaf nggak untuk keluarga?" tanya beberapa wartawan.
"Minta maaf, mbak. Kasusnya viral. Tega nggak kalo lihat anaknya sendiri dianiaya? Udah ketemu orang tua korban belum? beneran, ini gak ada permintaan maaf mbak?" timpal wartawan yang lainnya.