SketsaNusantara.id - "Bakar KPU! Bakar KPU!" teriak warga membawa api yang berkobar diujung kayu itu.
Warga lain juga tampak murka sambil menenteng botol berisi bensin.
Wajah mereka memerah, umpatan demi umpatan terus berhamburan dari mulut sejumlah warga yang sedang menggelar aksi tersebut.
Baca Juga: 2 Pasangan Bacabup dari Unsur Perseorangan Tak Lolos Verfak Bawaslu Jatim, Status TMS
Mereka geram lantaran KPU dinilai curang dan tidak tidak transparan. Mereka juga marah lantaran salah seorang warga yang ditangkap petugas tak kunjung pulang ke rumah.
Alhasil, warga melampiaskan kemarahannya dengan membakar bangunan kecil mirip kantor KPU Jember itu.
Sirine polisi tak berselang lama terdengar dari kejauhan. Di belakangnya, berjajar para anggota brimob yang menggunakan pengaman lengkap.
Massa pun mulai berhamburan saat air menyembur dari water canon.
Peristiwa tersebut merupakan peragaan dari Polres Jember tentang Pelatihan Simulasi Pengamanan Kota (Sispamkota) Operasi Mantap Praja Semeru 2024 dalam rangka Pengamanan Pilkada Serentak 2024.
Bertempat di Jember Sport Garden pada Kamis 18 Juli 2024 pagi, tercatat ada sebanyak 850 personil yang terlibat.
Wakapolres Jember Kompol Jimmy H Manurung menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan simulasi sispamkota yang nantinya akan dipakai saat pilkada digelar secara serentak pada November mendatang.
"Kami menghadirkan sekitar 850 personel untuk mengikuti simulasi ini," lanjutnya.