Minggu, 19 Juli 2026

Diperiksa KPK, Segini Kekayaan Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang Ternyata Cuma Punya 2 Motor?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 18 Juli 2024 | 09:30 WIB
Potret Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang diperiksa KPK, diduga terlibat tindak pidana korupsi.  (Instagram/mbakitasmg.)
Potret Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang diperiksa KPK, diduga terlibat tindak pidana korupsi. (Instagram/mbakitasmg.)

SketsaNusantara.id - Hevearita Gunaryati Rahayu santer jadi sorotan publik usai diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Rabu, 17 Juli 2024.

Wali Kota Semarang yang kerap disapa Mbak Ita ini diduga terlibat tindak pidana korupsi (TPK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

KPK bahkan menggeledah kantor sejumlah ruangan di Balai Kota Semarang dan dan mengamankan sejumlah koper yang diduga berisi bukti terkait kasus korupsi di lingkungan Pemkot Semarang.

Baca Juga: Mengenal Sate Lilit Sebagai Sajian Khas Pulau Dewata dan Filosofinya yang Tersembunyi, Dulunya Pakai Daging Babi?

Kabar ini sontak membuat warga Semarang heboh. Nama Hevearita Gunaryanti Rahayu pun seketika jadi sorotan netizen dan publik penasaran dengan sosok Wali Kota Semarang ini, termasuk harta kekayaannya.

Dihimpun SketsaNusantara.id dari laman resmi KPK dan berbagai sumber, berikut besaran harta kekayaan Hevearita Gunaryanti Rahayu menurut LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara).

Hevearita Gunaryanti Rahayu merupakan salah satu politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menjabat Wali Kota Semarang sejak dilantik pada tanggal 30 Januari 2023.

Baca Juga: Mengenal Suku Nyama Selam di Bali yang Berdarah Majapahit, Mataram hingga Bugis, Punya Sistem Penamaan Unik!

Sebelum terjun ke dunia politik, Hevearita Gunaryanti Rahayu pernah menjadi karyawan bank dan tercatat pernah menjadi direktur di sejumlah perusahaan.

Hevearita mengawali karirnya sebagai karyawan Bank Universal pada tahun 1991- 2002 dan pegawai Bank Permata pada tahun 2002-2003.

Selain itu, Ita juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Adita Farasjaya pada tahun 2003-2005.

Baca Juga: Rumah Khofifah Jadi Puncak Coklit, Ning Lia Sebut Ada Pesan Penting untuk Warga

PT Adita Farasjaya tersebut adalah Konsultan Sumber Daya Manusia yang menyediakan tenaga kerja dengan sistem outsourcing ke sejumlah perusahaan.

Ita juga tercatat pernah menjabat jadi Dirut PT Sarana Patra Hulu Cepu (SPHC) pada tahun 2006-2015.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X