SketsaNusantara.id - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 sudah dekat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo kini memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih dengan Pencocokan dan Penelitian (Coklit).
Sampai dengan saat ini proses Coklit di Situbondo sudah mencapai 60 persen lebih, dan KPU optimis bisa selesai prosesnya tepat pada waktunya.
Ketua KPU Situbondo Hadi Prayitno mengatakan, proses coklit kini masih berjalan hingga nanti 24 Juli 2024 mendatang jadi masih akan terus digenjot supaya selesai tepat waktu.
"Kami sudah melakukan mengimbau kepada jajaran adhoc di Bawah, untuk melakukan proses coklit sesuai dengan prosedur yang ada," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Minggu 7 Juli 2024.
Ia menerangkan, dalam tahapan ini dilakukan dua model coklit yakni dengan metode coklit manual dan e-coklit yang dilakukan.
"Keduanya ini harus diisi oleh Pantarlih, sehingga nantinya jika ada kendala dilapangan coklit manual yang akan digunakan terlebih dahulu," tuturnya.
"Nanti, untuk e-coklit bisa dilakukan setelahnya, tetapi kami pastikan sinkronisasi data dari manual dan e-coklit ini harus sesuai jumlah datanya," jelasnya.
Dalam pelaksanaan coklit ini memang ada beberapa kendala, tetapi tidak menjadi persoalan yang begitu besar.
"Memang ada kendala tapi itu tidak menganggu proses coklit di bawah, misal ada kendala geografis di wilayah pinggiran tetapi sudah bisa teratasi," pungkasnya.
Baca Juga: Profil Mochammad Afifudin, Plt Ketua KPU Pengganti Hasyim Asy’ari, Mantan Aktivis yang Hobi Menulis
Hadi menerangkan, total coklit yang sudah dilakukan oleh KPU Situbondo sampai dengan hari ini mencapai 60 persen lebih dari jumlah pemilih sebanyak 500 ribu lebih.
"Jumlah ini tersebar di 17 kecamatan di 132 desa dan 6 kelurahan di Situbondo," tegasnya.