SketsaNusantara.id – Bulan Agustus 2026 menjadi momen yang dinantikan para pecinta astronomi. Pasalnya, sepanjang bulan ini, langit akan dihiasi berbagai fenomena astronomi menarik.
Mulai dari elongasi Merkurius, hujan meteor Perseid, Gerhana Matahari Total, hingga Gerhana Bulan Sebagian, sejumlah fenomena astronomi akan terjadi di bulan Agustus tahun ini.
Namun, tidak semua fenomena tersebut dapat disaksikan langsung dari Indonesia. Lantas, fenomena apa saja yang akan terjadi dan mana yang bisa diamati dari langit Indonesia?
Baca Juga: Catat Urutan Fenomena Astronomi pada Mei 2025, Ada Hujan Meteor dan Parade Planet
1. Merkurius di Elongasi Barat Maksimum (2 Agustus 2026)
Rangkaian fenomena astronomi diawali dengan fenomena elongasi barat maksimum Merkurius yang terjadi pada 2 Agustus 2026.
Pada momen ini, Merkurius berada sekitar 19,5 derajat dari Matahari. Waktu terbaik untuk mengamati planet tersebut di waktu pagi, sesaat sebelum Matahari terbit.
Fenomena unik ini menjadi salah satu momen yang ditunggu para pecinta astronomi, terlebih bisa diamati dari Indonesia. Jika cuaca cerah dan horizon timur tidak terhalang, Merkurius berpeluang terlihat menjelang fajar.
2. Bulan Baru (12 Agustus 2026)
Pada hari Rabu, 12 Agustus 2026, memasuki fase Bulan Baru sehingga langit malam menjadi lebih gelap karena cahaya Bulan tidak mengganggu pengamatan.
Kondisi ini menjadi waktu yang ideal untuk mengamati objek langit redup seperti galaksi, nebula, maupun gugus bintang.
Fase Bulan Baru ini merupakan fenomena yang dapat diamati secara global termasuk di Indonesia.